Berita Ogan Ilir
Kondisi Infrastruktur di Ogan Ilir, Sejumlah Jalan dan Jembatan Putus
Jembatan penghubung akses desa di Kecamatan Kandis, Ogan Ilir, kembali ambruk.
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Yandi Triansyah
Ringkasan Berita:
- Kabupaten Ogan Ilir tengah menghadapi krisis infrastruktur serius menyusul amblesnya sejumlah ruas jalan utama dan putusnya jembatan penghubung antar-kecamatan.
- Jalan penghubung antar kabupaten di Desa Pandan Arang, Kecamatan Kandis, terancam putus.
- Akses jalan ruas Payaraman-Rengas di Ogan Ilir terancam putus pasca insiden gorong-gorong jebol.
- Jembatan penghubung akses desa di Kecamatan Kandis, Ogan Ilir, kembali ambruk.
SRIPOKU.COM, INDRALAYA – Kabupaten Ogan Ilir tengah menghadapi krisis infrastruktur serius menyusul amblesnya sejumlah ruas jalan utama dan putusnya jembatan penghubung antar-kecamatan.
Kondisi ini memaksa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengambil langkah darurat.
1. Jalan Ambles di Kandis
Jalan penghubung antar kabupaten di Desa Pandan Arang, Kecamatan Kandis, terancam putus.
Penyebabnya diduga karena tergerus air sungai, tebing penahan jalan mengalami longsor.
Baca juga: Ogah Tunggu Kang Dedi Mulyadi, Warga Tanjung Batu-Payaraman Ogan Ilir Inisiatif Perbaiki Jalan Rusak
Informasi dari warga, kondisi ini mulai terjadi sejak akhir Desember 2024 lalu.
"Longsor sudah hampir satu tahun. Jalan bisa-bisa ambles total," kata salah seorang warga bernama Yanuardi, beberapa waktu lalu.
Yanuardi sendiri tinggal tak jauh dari titik jalan ambles.
Diungkapkannya, hujan dengan intensitas tinggi membuat aliran Sungai Ogan menjadi deras dan menggerus tebing di sisi jalan.
"Jalan yang nyaris ambles merupakan akses penghubung Desa Pandan Arang dan Lubuk Rukam di Kecamatan Kandis," terang Yanuardi.
"Jalan ini juga merupakan jalur alternatif dari dan menuju OKI (Ogan Komering Ilir)," jelasnya.
Hasil penelusuran di lapangan, ketinggian longsor mencapai kurang lebih 5 meter dan jalan nyaris ambles sepanjang 10 meter lebih.
Warga telah memasang patok darurat di seputaran titik longsor guna mengingatkan pengendara agar berhati-hati.
Meski jalan tetap dapat dilalui kendaraan masyarakat berhati-hati saat melintas, terutama di malam hari.
"Dengan kondisi yang ada, warga harus berhati-hati saat melintas dan menghindari aktivitas di sekitar tebing yang berpotensi longsor susulan," kata Yanuardi.
Penanggulangan jalan longsor ini sedang diupayakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Ilir.
| Ogah Tunggu Kang Dedi Mulyadi, Warga Tanjung Batu-Payaraman Ogan Ilir Inisiatif Perbaiki Jalan Rusak |
|
|---|
| Siang Bolong Jalan Burai-Tanjung Senai Rawan Begal, Pelaku Incar Perempuan dan Anak-anak |
|
|---|
| Pemuda Asal Pemulutan Ini Berbuat tak Senonoh ke Cewek Remaja, TKP di Taman Teluk Seruo Indralaya |
|
|---|
| Kerusakan Jalan Tanjung Batu-Payaraman Ogan Ilir, Warga Tunggu Realisasi Perbaikan |
|
|---|
| Gadis 16 Tahun di Ogan Ilir Dirudapaksa Pacar Bersama Rekannya, Korban Digilir di Rumah Kosong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/muara-kumbang-putus-3.jpg)