Satu Jam Mencekam di Musi Rawas Sumsel, Petugas Damkar Dikejar Hewan Penyengat Beracun di Malam Hari
Proses pembasmian sarang tawon jumbo di atas atap rumah warga Kabupaten Musi Rawas berlangsung mencekam.
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Refly Permana
Ringkasan Berita:
- Proses pembasmian sarang tawon jumbo di atas atap rumah warga Kabupaten Musi Rawas berlangsung mencekam.
- Saat proses pembasmian, salah seorang petugas sempat dikejar dan nyaris tersengat.
- Hewan penyengat memiliki racun ini sempat berhasil kabur saat petugas akan membakar sarang mereka.
SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Proses pembasmian sarang tawon jumbo di atas atap rumah warga oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Musi Rawas berlangsung dramatis.
Diketahui, sarang tawon jenis vespa yang berukuran jumbo tersebut berada di rumah warga RT 1, Kelurahan Muara Kelingi, Kecamatan Muara Kelingi, Musi Rawas.
Saat proses pembasmian, salah seorang petugas sempat dikejar dan nyaris tersengat.
Hingga akhirnya sarang tawon tersebut berhasil dibasmi oleh petugas Damkar.
Kasi Pencegahan Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Musi Rawas, Ari Mardona, mengatakan, proses evakuasi dilakukan pada Rabu (15/4/2026) malam.
Baca juga: VIDEO Viral Orientasi Pecinta Alam di Bitung, Anggota Baru Dipukul Sempat Bohong Ngaku Digigit Tawon
"Awalnya kami dapat laporan adanya sarang tawon di atap rumah warga di Kelurahan Muara Kelingi," kata Ari kepada Sripoku.com, Kamis (16/4/2026).
Kemudian, lanjut Ari, beberapa petugas dari Posko Muara Kelingi berangkat ke lokasi dengan membawa peralatan seadanya, dan setibanya di lokasi langsung melakukan pembasmian.
"Pembasmian ini dilakukan dengan cara dibakar menggunakan api besar," ungkapnya.
Dikatakan Ari, proses evakuasi sempat berlangsung dramatis.
Sebab, sebelum api sampai ke sarang tawon, beberapa tawon sempat keluar sarang dan mengejar salah satu petugas di lapangan.
"Sarangnya berukuran besar, jadi sebelum api sampai ke sarang, beberapa tawon ini keluar dari sarang dan sempat mengejar petugas, tapi Alhamdulillah tidak ada petugas kita yang tersengat," jelasnya.
Proses pembasmian tersebut, sambung Ari, berlangsung kurang lebih satu jam hingga akhirnya sarang tawon berhasil dibasmi sepenuhnya.
"Kurang lebih 1 jam prosesnya berlangsung, sampai akhirnya sarang tawon ini berhasil kami basmi sepenuhnya," tegasnya.
Baca juga: Aksi Heroik Damkar Musi Rawas dengan Karung Bekas Taklukkan Sarang Tawon Raksasa di Asrama Polisi
Terlepas dari itu, Ari mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan dalam melakukan pembasmian sarang tawon, terlebih jika berada di lingkungan padat penduduk.
Sebab, menurut Ari, akan sangat berbahaya bagi warga.
Untuk itu, dia mengimbau kepada warga untuk lebih baik melaporkan ke petugas Damkar, sehingga bisa dilakukan penanganan.
"Pembasmian tawon ini tidak bisa dilakukan sembarangan, karena bisa membahayakan warga. Pembasmian Sarang tawon sebaiknya dilakukan malam hari, saat lingkungan sepi," tutupnya.
| Kehabisan Ongkos, Mahasiswa Asal Bojonegoro Jatim yang Sempat Hilang 3 Hari Ditemukan di Musi Rawas |
|
|---|
| Curhat Sejumlah Guru di Musi Rawas Sumsel Klaim belum Terima THR Hingga TPG 100 Persen Tahun 2025 |
|
|---|
| Motor Roger Danuarta Warga Sumsel Tabrakan Dengan Mobil Rombongan Guru, Wajahnya dan Aurel Tercoreng |
|
|---|
| Guru PPPK Paruh Waktu di Musi Rawas Mengaku Belum Digaji Sejak Dilantik, Curhat di Facebook |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Musi Rawas, Mobil Angkot Kuning Vs Motor Merah Sport, 2 Pelajar Dikabarkan Kritis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/sarangtawonraksasa.jpg)