Aldi Taher Bikin Heboh Pedagang Duku di OKU Sumsel, Mantan Suami Dewi Perssik Diserbu Emak-emak

Aldi Taher membuat heboh di lapak duku Desa Lubuk Batang, Kecamatan Lubuk Batang, OKU.

Tayang:
Penulis: Leni Juwita | Editor: Refly Permana
Sripoku.com/Leni Juwita
LAPAK DUKU - Aldi Taher ketika datang ke lapak duku Desa Lubuk Batang, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU, Sabtu (15/5/3036). Kehadirannya bikin heboh warga setempat yang didominasi kaum wanita. 

Ringkasan Berita:
  • Kehadiran Aldi Taher di lapak duku Desa Lubuk Batang pada Jumat (15/5/2026) membuat suasana yang biasanya sepi mendadak ramai.
  • Ibu-ibu penjual duku kaget dan senang mendapat pelanggan artis.
  • Pedagang tetap menjual duku seharga Rp20.000/kg meski yang beli artis.

 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Aldi Taher membuat heboh di lapak duku Desa Lubuk Batang, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, Jumat (15/5/2026).

Suasana sekitar lapak duku yang berada di dekat jembatan layang kereta api yang biasanya sunyi dan hanya sesekali didatangi pengendara mobil yang akan membeli buah duku mendadak menjadi heboh.

Pasalnya, artis yang juga pelawak ini mampir dan sekaligus membeli duku
Dengan suara khasnya, Aldi Taher berteriak-teriak mempromosikan buah duku manis.

"Duku, duku, duku manis, ayo beli," teriak Aldi Taher sambil tertawa bahagia.

Baca juga: Lesti Kejora Hingga Aldi Taher Bakal Meriahkan Kampanye Akbar Fitri-Nandri di BKB Palembang

Presenter berdarah Minangkabau, Sumatera Barat, yang bernama asli Rahmat Aldiansyah ini membuat ibu-ibu penjual duku terkaget-kaget dan tidak bisa menahan rasa haru campur senang karena mendapat pelanggan seorang artis.

Hebatnya lagi, wanita yang biasa berjualan duku yang memang terkenal manis ini langsung mengenali wajah sang artis.

Warga yang ada di sekitar lapak duku spontan mengabadikan momen berharga ini. Mereka tidak mau melewatkan kesempatan merekam wajah sang artis lalu mengunggahnya di media sosial.

Meskipun kehadiran Aldi Taher hanya sebentar, hal itu sudah bisa membuat warga terhibur dan menjadi buah bibir. 

Pedagang duku yang jujur ini tetap menjual duku dengan harga Rp20.000/kg dan menawarkan kepada Aldi Taher agar memborong dukunya. 

Terlihat juga Aldi sempat ingin membeli dalam jumlah banyak setelah mencicipi duku yang rasanya manis ini. 

Pedagang duku kebingungan karena tidak ada keranjang atau wadah yang cocok untuk membeli duku dalam jumlah banyak.

Baca juga: Sakit Hatinya Dewi Perssik Dihina Mandul Gara-gara tak Punya Anak, Eks Aldi Taher Murka Mengganggu

"Paling keranjang itu," kata sang pedagang duku sambil menunjuk kotak buah yang sudah tidak terpakai lagi.

Sementara itu, di dekat jembatan rel kereta api Desa Lubuk Batang memang ada pedagang duku yang biasanya menjual duku pilihan. 

Duku yang dijual sebenarnya bukan duku asli dari Kabupaten OKU, karena saat ini di OKU sedang tidak musim duku.

Duku-duku yang dijual oleh pemilik lapak buah di Desa Lubuk Batang ini didatangkan dari daerah luar OKU, termasuk dari Jambi.

Di sekitar jembatan layang kereta api Lubuk Batang memang banyak pedagang buah-buahan.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved