Berita Lahat

Wabup Lahat Widia Ningsih Beri Sinyal Perombakan: Tidak Ada Lagi Jual Beli Jabatan

Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H., mengeluarkan pernyataan tegas terkait rencana pembenahan struktur birokrasi

Tayang:
Penulis: Ehdi Amin | Editor: Yandi Triansyah
Handout
SINYAL PEROMBAKAN - Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H., memberi sinyal ada perombakan pejabat di Pemkab Lahat, Kamis (26/3/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H., mengeluarkan pernyataan tegas terkait rencana pembenahan struktur birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat. 
  • Dalam keterangannya pada Kamis (26/3/2026), Widia memberi sinyal akan ada perombakan
  • Meski belum melakukan pergantian besar-besaran di tubuh eselon II, Widia memberi sinyal kuat bahwa rotasi pegawai tinggal menunggu waktu saja.

SRIPOKU.COM, LAHAT – Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H., mengeluarkan pernyataan tegas terkait rencana pembenahan struktur birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat. 

Dalam keterangannya pada Kamis (26/3/2026), Widia memberi sinyal akan ada perombakan dan sekaligus memastikan bahwa di bawah kepemimpinannya bersama Bupati Bursah Zarnubi, praktik transaksional dalam penempatan jabatan akan dihapuskan sepenuhnya.

"Di masa kami, tidak ada lagi praktik jual beli jabatan. Titik!” tegas Widia lantang saat memberikan keterangan kepada awak media.

Widia menyoroti pola kerja aparatur di Kabupaten Lahat yang dinilai masih terjebak dalam kebiasaan lama yang lamban dan kurang responsif terhadap pelayanan publik. Ia mengkritik mentalitas oknum aparatur yang dianggap hanya bersemangat bekerja jika berkaitan dengan kepentingan anggaran.

“Birokrasi kita ini masih terbiasa lambat. Pola kerja seperti itu harus segera ditinggalkan. Jangan cuma semangat kalau ada uangnya saja! Itu penyakit lama yang harus kita bersihkan,” lanjutnya.

Saat ini, Widia menyebut, ia bersama Bupati Lahat, masih melakukan penyisiran internal untuk menempatkan aparatur sesuai kompetensi. Widia memastikan, langkah ini menjadi kunci sebelum dilakukan perombakan lebih jauh. 

Meski belum melakukan pergantian besar-besaran di tubuh eselon II, Widia memberi sinyal kuat bahwa rotasi pegawai tinggal menunggu waktu saja.

“Kenapa belum diganti? Kita masih wait and see. Kami sedang menyusun. Orang harus ditempatkan sesuai kemampuannya, bukan karena kedekatan,” ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved