Mudik Lebaran 2026

Arus Mudik di Jalinteng OKU Timur Mulai Meningkat, Pemudik Lokal Mendominasi Jalanan

Arus mudik Lebaran 2026 di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera, wilayah Kabupaten OKU Timur

Tayang:
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Choirul Rahman
ARUS MUDIK -- Arus kendaraan di Jalinteng Sumatera wilayah OKU Timur mulai mengalami peningkatan puncak mudik Lebaran 2026, Jumat (20/3/2026). Meski volume naik menjadi 10–15 kendaraan per menit, kondisi lalu lintas masih terpantau lancar dan terkendali. 
Ringkasan Berita:
  • Volume kendaraan di Jalinteng OKU Timur naik dari 5–6 menjadi 10–15 unit per menit.
  • Arus lalu lintas masih lancar karena jalur ini bukan rute utama pemudik jarak jauh.
  • Polisi siagakan pos pelayanan dan pengamanan, serta imbau pemudik utamakan keselamatan.

SRIPOKU.COM, MARTAPURA – Arus mudik Lebaran 2026 di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera, wilayah Kabupaten OKU Timur, mulai menunjukkan tren peningkatan volume kendaraan pada Jumat (20/3/2026). 

Meski grafik kendaraan naik dua kali lipat dibanding hari sebelumnya, kondisi lalu lintas dilaporkan masih landai dan terkendali.

Berdasarkan data Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres OKU Timur, tercatat sekitar 10 hingga 15 kendaraan roda empat melintas setiap menitnya. 

Angka ini meningkat signifikan dibandingkan hari sebelumnya yang hanya berkisar lima hingga enam kendaraan per menit.

Ribuan Warga Muhammadiyah Lubuklinggau Padati Lapangan TOM, Gelar Salat Idul Fitri 1447 H

Kasat Lantas Polres OKU Timur, AKP Panca Mega Surya, mengonfirmasi peningkatan tersebut namun menegaskan bahwa situasi di lapangan belum mencapai titik kepadatan yang mengkhawatirkan.

“Peningkatan ini merupakan tren arus mudik, meski belum signifikan. Secara umum, arus lalu lintas di Jalinteng wilayah hukum kami masih aman dan terkendali,” ujar AKP Panca, Jumat (20/3/2026).

Relatif lengangnya Jalinteng Sumatera di wilayah OKU Timur disinyalir akibat beralihnya minat pemudik jarak jauh ke jalur bebas hambatan. 

Mayoritas kendaraan yang melintas saat ini masih didominasi pelat lokal dengan tujuan jarak dekat seperti OKU Induk dan OKU Selatan.

“Untuk perjalanan jauh antarprovinsi, pemudik kini cenderung memilih jalur Tol Trans Sumatera karena lebih cepat dan efisien. Hal ini membuat distribusi kendaraan tidak terpusat di Jalinteng,” jelas Panca.

Kesiagaan Personel dan Pos Mudik

Meski situasi masih kondusif, Polres OKU Timur tidak mengendurkan pengamanan. Aparat kepolisian telah menyiagakan dua pos pelayanan dan dua pos pengamanan di sejumlah titik strategis sepanjang jalur mudik.

Selain pos resmi, seluruh kantor Polsek di jajaran Polres OKU Timur juga diinstruksikan untuk siaga sebagai tempat istirahat alternatif bagi para pemudik yang kelelahan.

Pihak kepolisian mengeluarkan imbauan keras agar para pemudik mengutamakan keselamatan jiwa di atas kecepatan. 

Mengingat karakteristik jalur lintas yang panjang, risiko kelelahan menjadi perhatian utama petugas.

“Kami mengimbau pengguna jalan menjaga kondisi fisik. Jika merasa lelah atau mengantuk, silakan beristirahat di pos pelayanan atau kantor polisi terdekat. Jangan memaksakan diri, karena keselamatan adalah yang utama,” tegas AKP Panca.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved