Mudik Lebaran 2026

Polsek Indralaya Terima Penitipan Motor Pemudik, Kebanyakan Mahasiswi Trauma Korban Curanmor

Polres Ogan Ilir beserta Polsek jajaran melayani penitipan kendaraan bermotor roda dua bagi warga yang hendak mudik.

Tayang:
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Yandi Triansyah
dokumentasi Polisi
TERIMA PENITIPAN KENDARAAN - Petugas menerima penitipan sepeda motor di Mapolsek Indralaya, Rabu (18/3/2026) petang. Kendaraan dititipkan kebanyakan oleh mahasiswi yang hendak mudik ke kampung halaman. 
Ringkasan Berita:
  • Polres Ogan Ilir beserta Polsek jajaran melayani penitipan kendaraan bermotor roda dua bagi warga yang hendak mudik.
  • Kebijakan ini diberlakukan untuk mengantisipasi pencurian kendaraan yang ditinggal pemiliknya.
  • Bagi yang menitipkan kendaraan, cukup menunjukkan surat kendaraan kepada polisi.

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Polres Ogan Ilir beserta Polsek jajaran melayani penitipan kendaraan bermotor roda dua bagi warga yang hendak mudik.

Kebijakan ini diberlakukan untuk mengantisipasi pencurian kendaraan yang ditinggal pemiliknya.

Seperti dilakukan Polsek Indralaya yang menerima puluhan sepeda motor yang kebanyakan milik mahasiswi.

Kapolsek Indralaya AKP Junardi mengatakan, penitipan kendaraan mulai dibuka sejak Senin (16/3/2026) lalu.

"Sesuai arahan pimpinan, bagi yang mudik boleh titip motor di kantor polisi," kata Junardi di Mapolsek Indralaya, Kamis (19/3/2026).

Hampir seluruh kendaraan yang dititipkan adalah sepeda motor matic.

Di mana kendaraan satu ini sangat rentan dan mudah diutak-atik oleh pencuri.

Bagi yang menitipkan kendaraan, cukup menunjukkan surat kendaraan kepada polisi.

"Yang menitipkan sepeda motor kepada kami, hampir semuanya mahasiswi yang kuliah di Indralaya. Mereka berasal dari berbagai daerah," ungkap Junardi.

Para mahasiswi tersebut juga curhat kepada polisi.

Mereka trauma karena sebagian dari mereka pernah menjadi korban curanmor.

"Tentunya dengan menitipkan kendaraan di kantor polisi, dijamin keamanannnya. Mudik jadi lebih tenang dan tidak lagi terbayang kenangan (jadi korban curanmor di) masa lalu," kata Junardi.

 

 

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved