Berita MUBA
Respon Keluhan Warga, Bupati Muba Instruksikan Perbaikan Darurat Jalan Simpang Sari–Ulak Paceh
Dinas PUPR Muba langsung melakukan penanganan darurat terhadap kerusakan ruas jalan Simpang Sari–Ulak Paceh Kecamatan Lawang Wetan.
Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: tarso romli
Ringkasan Berita:
- Bupati Muba Toha Tohet langsung menginstruksikan Dinas PUPR melakukan perbaikan darurat di ruas Simpang Sari–Ulak Paceh setelah menerima keluhan warga.
- Jalan ini merupakan urat nadi vital yang menghubungkan Lawang Wetan dengan Bandar Jaya, jalur Provinsi Jambi, hingga Bayung Lencir, serta penopang distribusi hasil perkebunan.
- Pemkab Muba menegaskan penanganan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas utama demi kelancaran ekonomi, meskipun daerah sedang menerapkan efisiensi anggaran.
SRIPOKU.COM, SEKAYU — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) langsung melakukan penanganan darurat terhadap kerusakan ruas jalan Simpang Sari–Ulak Paceh di Kecamatan Lawang Wetan.
Langkah taktis ini diambil menyusul instruksi langsung dari Bupati Muba, H.M. Toha Tohet, S.H., sebagai respon cepat atas keluhan masyarakat yang merasa aktivitas sehari-harinya terhambat akibat kondisi jalan yang rusak parah.
Menurut Bupati Toha Tohet, keberadaan ruas jalan ini sangat krusial karena menjadi urat nadi penghubung antarwilayah dan penopang utama aktivitas perekonomian masyarakat setempat.
"Perbaikan ini kami lakukan karena kebutuhan masyarakat sangat mendesak. Infrastruktur jalan harus menjadi prioritas agar mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian bisa kembali berjalan lancar," ujar Toha Tohet, Selasa (10/3/2026).
Akses Vital Lintas Wilayah
Ruas jalan Simpang Sari–Ulak Paceh diketahui merupakan akses vital yang menghubungkan sejumlah kawasan strategis.
Jalur ini membentang dari Simpang Sari menuju Bandar Jaya, jalur Simpang Siku yang mengarah ke Provinsi Jambi, hingga menembus kawasan C2 Srigunung di Kecamatan Bayung Lencir.
Tingginya volume kendaraan pengangkut hasil perkebunan dan aktivitas ekonomi harian warga di wilayah Lawang Wetan dan sekitarnya menjadikan keandalan jalan ini sangat dinantikan.
Meskipun saat ini Pemkab Muba tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran, Bupati Toha Tohet menegaskan bahwa penanganan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kepentingan dasar masyarakat tetap tidak boleh dikesampingkan.
"Perbaikan awal ini diharapkan dapat segera mengurangi kendala transportasi warga, sekaligus memperlancar arus distribusi hasil bumi dari desa-desa sekitar," harapnya.
Pemkab Muba juga menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang transparansi dalam pelaksanaan pembangunan, termasuk dengan menempatkan media sebagai mitra kontrol sosial yang strategis.
Dengan dimulainya penanganan darurat ini, masyarakat di wilayah Lawang Wetan diharapkan dapat segera merasakan dampak positif terhadap kelancaran aktivitas, keamanan berkendara, dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.
Baca juga: Gubernur Sumsel Herman Deru Setujui Drs Syafaruddin MSi Menjadi Sekda Muba Definitif
Baca juga: Sungai dan Sumur di Desa Belani Diduga Tercemar Tumpahan Minyak, Warga Muratara Resah
| Tertibkan Aset Daerah, Bupati Muba Deadline Seluruh OPD Tuntas dalam 4 Bulan |
|
|---|
| Tampang 2 Pengedar Narkoba di Babat Toman Muba, Diamankan Polisi Simpan Sabu Setengah Kilogram |
|
|---|
| Tabrakan Beruntun Truk Batu Bara di Jalintim Muba, Pengendara Motor Tewas di Tempat |
|
|---|
| Seleksi Pelatihan Migas Muba 2026 Dimulai, Kelulusan Berdasarkan Kemampuan, Bukan Ada Orang Dalam |
|
|---|
| Diguyur Hujan hingga Pagi, Kabupaten Musi Banyuasin Tetap Aman Jelang Musim Kemarau |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Perbaikan-darurat-Jalan.jpg)