Warga Mura Tewas Diterkam Harimau

Evakuasi Jasad Korban Diterkam Harimau di Musi Rawas Berjalan Dramatis dan Mendebarkan

Evakuasi jenazah Sahanan (45) warga Dusun  IV Desa Bati Gane Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas  yang diterkam Harimau berlangsung dramatis.

Penulis: Eko Mustiawan | Editor: tarso romli
Sripoku.com/Eko Mustiawan
RUMAH DUKA - Suasana rumah duka korban di terkaman harimau di Desa Batu Gane Kecamatan Selangit, Musi Rawas Sumatera Selatan, Sabtu (28/2/2026). 

Setelah yakin dengan petunjuk awal itu, dia menginstruksikan warga lainnya agar bersiap-siap dan waspada, karena akan memasuki wilayah Hutan TNKS.

Bahkan, saat hendak masuk, warga melihat banyak jejak kaki Harimau dan juga darah dan bekas atau jejak Harimau menyeret tubuh korban.

Selanjutnya, warga pun mencoba mencari korban. Namun, dari arah semak belukar bambu terlihat seperti jalan berbentuk terowongan dengan jarak sekitar 8 meter dari lokasi penemuan jala dan kacamata korban.

"Jalan itu bentuknya seperti torowongan, jadi kami masuknya saja harus merangkak. Nah di bagian dalamnya ada semak yang sudah ambruk mungkin luasnya sekitar 1 meter," katanya.

Di lokasi itulah, sang kakak menemukan kepala korban. Hanya saja, saat itu dia tak menyadari jika itu adalah kepala sang adik, dan menendangnya dengan pelan menggunakan kakinya.

"Sempat saya senggol pelan pakai kaki, karena awalnya tidak menyangka itu kepala. Kemudian saya angkat, baru tahu kepala," ucapnya.

Saat pertama kali ditemukan, kondisi kepala korban sangat mengenaskan, dimana rambutnya habis dan wajahnya juga habis jadi tinggal tengkorak saja.

Setelah mendapati kepala korban, dia kembali mencari bagian tubuh lainnya menggunakan senter. Dengan jarak sekitar 2 meter, dia melihat tempat ikan milik adiknya tersebut.

"Didalamnya juga masih terdapat ikan sekitar 20 ekor," ungkapnya.

Kemudian, dia kembali mencari dengan menggunakan senter ke bagian depan, hingga akhirnya terlihat tubuh korban yang sudah dalam kondisi mengenaskan.

"Posisi tubuh saat pertama kami temukan, posisinya telentang dengan posisi tangan kanan keatas dan tangan kiri di dada," ucapnya.

"Saya sempat angkat tangan kirinya, kemudian putus karena dagingnya sudah habis di bagian lengan atas. Kalau tangan yang kanan masih utuh," imbuhnya.

Karena jalannya susah dan sempit, warga juga sempat kebingungan untuk membawa tubuh korban keluar dari Hutan itu. Terlebih saat itu, warga juga dibayangi rasa takut dan khawatir Harimau itu kembali.

"Akhirnya, sebagian warga berinisiatif membuka jalan dan tubuh korban berhasil dibawa keluar dari hutan," jelasnya.

Setelah mayat korban sampai ke tepi Sungai Bal. Warga kembali kebingungan untuk membawa jenazah korban dari lokasi.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved