Berita OKI

Siswi SMP Asal OKI yang Menghilang 3 Hari Ditemukan di Lampung Bersama Pacar, Mereka Dinikahkan

Teka-teki hilangnya AS (14), siswi kelas IX SMP asal Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan akhirnya terungkap.

Penulis: Nando Davinchi | Editor: tarso romli
Sripoku.com/Nando Davinchi
KASUS SISWI SMP HILANG - Kapolsek Pedamaran, AKP Ilham Parlindungan saat menunjukkan korban AS (14) dan Faul Azmi (24) yang telah ditemukan seusai kabur berdua ke Kabupaten Lampung Timur, di aula satreskrim Polres Ogan Komering Ilir pada Rabu (17/12/2025) sore. AS siswi SMP asal Padamaran ini sempat dinyatakan hilang selama 3 hari. 

Ringkasan Berita:
  • Siswi SMP kelas IX berinisial AS (14) sempat dilaporkan hilang selama 3 hari.
  • Polisi dari Polsek Pedamaran dan Polres OKI melakukan pelacakan dan menemukan AS bersama pacarnya Faul Azmi (24) di Desa Mekar Jaya Lampung Timur.
  • Keduanya ternyata saling mencintai dan bermaksud menikah tapi takut tak direstui pihak perempuan karena AS masih berusia 14 tahun dan akhirnya keduanya dinikahkan menurut agama terlebih dahulu.

 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Teka-teki hilangnya AS (14), siswi kelas IX SMP asal Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan akhirnya terungkap.

Bukan menjadi korban kejahatan penculikan, gadis remaja tersebut ternyata nekat kabur ke Provinsi Lampung demi mengejar janji pernikahan dari kekasihnya.

Setelah dilakukan pencarian intensif usai laporan orang hilang diterima kepolisian, keberadaan akhirnya terlacak di siswi kelas IX SMP asal Kecamatan Pedamaran pada Selasa (16/12/2025).

Dikatakan Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto melalui Kapolsek Pedamaran, AKP Ilham Parlindungan penemuan ini berawal deteksi lokasi pada Selasa pagi.

"Di hari yang sama sekira jam 17.30 WIB tim gabungan yang saya pimpin berhasil menemukan korban yang saat itu sudah diamankan penduduk di rumah pamong desa setempat," ujarnya kepada awak media pada Rabu (17/12/2025) sore.

Tidak lama setelah menemukan korban, polisi berhasil mengamankan Faul Azmi (24) yang merupakan buruh tani yang pernah tinggal Kecamatan Mesuji Raya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, keduanya mengaku menjalin hubungan asmara secara diam diam selama satu tahun.

Keputusan nekat untuk kabur diambil karena ketakutan hubungan mereka tidak direstui, mengingat usia korban  yang masih di bawah umur.

"Keduanya takut hubungan tidak direstui karena usia korban masih 14 tahun. Karena dijanjikan dinikahi, keduanya sepakat kabur ke wilayah Lampung Timur," terang Kapolsek.

Meski demikian kasus ini berujung penyelesaian secara kekeluargaan. Mengingat hubungan keduanya sudah terjalin cukup lama, orang tua dari kedua belah pihak sepakat untuk menikahkan mereka.

“Karena korban masih di bawah umur, kemungkinan pernikahan dilakukan secara agama terlebih dahulu. Nanti setelah cukup umur, baru diresmikan secara hukum negara. Oleh karena itu, terhadap pelaku tidak dilakukan penahanan,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi orang tua korban, DT mengaku lega dan berterima kasih untuk jajaran kepolisian telah menemukan putrinya dalam kondisi selamat.

Terkait masa depan pendidikan anaknya, DT mengaku pasrah.

"Terkait kelanjutan sekolah anak, nanti akan berkoordinasi dengan sekolah. Kalau ternyata tidak bisa lanjut, ya apa boleh buat. Yang terpenting anak saya selamat dan ditemukan," pungkasnya.

Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.

Baca juga: Netizen Kritik Pengerjaan Cor Jalan Desa Panai Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved