MBG di Banyuasin
Jadi Syarat Pemasok MBG, Dinkes Banyuasin Dorong UMKM Peroleh SPP-IRT
Dinas Kesehatan Banyuasin mendoro UMKM dan produksi rumah untuk mendapatkan SPP-IRT supaya bisa diusulkan menjadi rekanan SPPG untuk memasok MBG
Penulis: Ardiansyah | Editor: Yandi Triansyah
Ringkasan Berita:
- Dinas Kesehatan Banyuasin mendoro UMKM dan produksi rumah untuk mendapatkan SPP-IRT.
- Supaya bisa menjadi rekanan SPPG dan menjadi pemasok MBG di Wilayah Banyuasin.
- Dinas Kesehatan Banyuasin melakukan pengecekan langsung di sejumlah UMKM dan produksi rumahan di Kecamatan Rambutan Banyuasin.
- Pemeriksaan yang dilakukan Dinkes Banyuasin mulai dari tempat produksi, peralatan produksi, lingkungan produksi, sanitasi, proses produksi hingga penyimpanan hasil produksi olahan makanan
SRIPOKU.COM,BANYUASIN - Dinas Kesehatan Banyuasin mendoro UMKM dan produksi rumah untuk mendapatkan SPP-IRT supaya bisa diusulkan menjadi rekanan SPPG untuk memasok MBG di Wilayah Banyuasin.
Dorongan ini dibuktikan melalui pengecekan langsung di sejumlah UMKM dan produksi rumahan di Kecamatan Rambutan Banyuasin, Jumat (5/12/2025).
Pemeriksaan yang dilakukan Dinkes Banyuasin mulai dari tempat produksi, peralatan produksi, lingkungan produksi, sanitasi, proses produksi hingga penyimpanan hasil produksi olahan makanan tersebut serta mengambil sampel makanan untuk diuji laboratorium.
"Yang kami lakukan ini, sebagai upaya untuk pengawasan secara langsung terhadap UMKM dan produksi rumahan, sehingga bisa diterbitkan SPP-IRT. Bila sudah ada SPP-IRT, kami juga bisa merekomendasikan kedepan untuk masuk ke MBG," kata Kabid SDM Dinkes Banyuasin Danny Asmara, Jumat (5/12/2025).
Bila UMKM dan produksi rumahan sudah menerapkan Good Manufacturing Prastices dan persyaratan P-IRT dari BPOM, maka akan langsung diberikan SPP-IRT dari Dinkes Banyuasin.
Hal ini penting, sehingga pemilik usaha terlindungi dengan adanya SPP-IRT dalam mengembangkan produksi rumahan.
Kepercayaan konsumen juga akan tumbuh, dengan adanya SPP-IRT yang dipegang pelaku usaha UMKM.
"Salah satu syarat, agar bisa diusulkan menjadi pemasok di SPPG nantinya harus ada SPP-IRT. Makanya, kami daru Dinkes Banyuasin terus berupaya mempermudah dan jemput bola agar UMKM di Banyuasin bisa memiliki SPP-IRT," jelasnya.
Selain itu, Dinkes Banyuasin juga memberikan edukasi memgenai praktik produksi UMKM yang baik.
Tak hanya itu, Dinkes Banyuasin juga memberikan bantuan tempat sampah kepada pelaku UMKM.
Bagi pelaku UMKM yang dianggap memenuhi persyaratan, bisa langsung diberikan SPP-IRT. Ini sebagai bukti, agar pengembangan usaha UMKM bisa berjalan lancar.
| Penampakan Paket MBG Diduga di Banyuasin Viral, Menu Saat Ramadan Berisikan Ubi dan Kacang |
|
|---|
| Sudah 3 Bulan Sejumlah Sekolah di Banyuasin Tak Dikirim MBG |
|
|---|
| SPPG 1 Polres Banyuasin Layani 2.900 Penerima MBG pada Awal Januari 2026 |
|
|---|
| Hampir Sepekan Sekolah di Talang Kelapa Banyuasin tak Dapat MBG, SPPG Stop Beroperasi Karena Hal Ini |
|
|---|
| Pemkab Banyuasin Usulkan 78 SPPG, 55 Dapur MBG Bakal Dibangun di Wilayah Tertinggal dan Terluar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Dinkes-SPP.jpg)