Berita Ogan Ilir

Dua Kasus Kematian Tak Wajar di Perkebunan Tebu Ogan Ilir, Belum Terungkap

Dalam kurun waktu lima bulan terakhir, terjadi dua kasus kematian tak wajar yang saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh polisi.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: tarso romli
sripoku.com/agung dwipayana
OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP truk terbakar di perkebunan tebu wilayah Desa Seri Bandung, Senin (13/10/2025) pagi. Di dalam truk tersebut ditemukan jasad pria tak bernyawa yang hangus terbakar. Dokumentasi polisi 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Masyarakat digemparkan dengan kasus-kasus kematian tak wajar di perkebunan tebu wilayah Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Dalam kurun waktu lima bulan terakhir, terjadi dua kasus kematian tak wajar yang saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh polisi.

Dua peristiwa kematian tak wajar di kebun tebu itu yang pertama; penemuan mayat wanita hamil dengan luka senjata tajam.

Sesosok jasad wanita yang diketahui hamil 6 bulan, ditemukan di perkebunan tebu di Desa Seri Bandung, Kecamatan Tanjung Batu, Ogan Ilir.

Wanita diketahui bernama Mita Rosnita (29 tahun) itu ditemukan tak bernyawa pada Minggu (18/5/2025) sekira pukul 13.30.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo mengungkapkan, Mita diduga merupakan korban pembunuhan.

"Dilihat dari TKP dan luka yang dialami, diduga korban pembunuhan," ungkap Bagus melalui keterangan yang diterima wartawan, Senin (19/5/2025).

Luka yang dimaksud Bagus yakni akibat benda tajam di antaranya di leher kanan, kepala, dagu dan perut sebelah kiri.

Dugaan korban dianiaya menggunakan benda tajam juga diperkuat dengan ditemukannya gagang celurit di TKP.

Sekitar 200 meter dari jasad korban, ditemukan sepeda motor, handphone, dompet, kacamata, sarung tangan.

Seluruh barang tersebut diketahui milik korban.

"Sebenarnya barang-barang tersebut lebih dulu ditemukan oleh warga. Setelah itu dilakukan pencarian korban hingga ditemukan sudah tidak bernyawa," jelas Bagus.

Belum diketahui motif dugaan pembunuhan tersebut.

"Motifnya belum diketahui karena anggota kami masih melakukan penyelidikan terkait identitas pelaku," ujar Bagus.

Baca juga: Curhat Dea Usai Prajurit TNI Gugur Ditembak OPM, Rencana Menikah Tinggal Impian

Setelah melakukan olah TKP, polisi juga memeriksa saksi-saksi terkait perkara kematian korban.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved