Ramadan 2026
Doa Puasa Ramadan Hari Ke-20 : Menjemput Keberkahan di Ambang Lailatul Qadar
Masuki fase pembebasan api neraka! Simak doa puasa Ramadan hari ke-20 Ramadan untuk jemput pintu surga & ketenangan hati jelang Lailatul Qadar.
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ringkasan Berita:
- Hari ke-20 Ramadan menandai berakhirnya fase Maghfirah dan awal menuju fase Itqum minan naar, yaitu sepuluh malam terakhir yang penuh keutamaan
- Doa hari ini berisi permohonan agar Allah membukakan pintu surga, menutup pintu neraka, serta memberi taufik untuk membaca Al-Qur’an dengan hati yang tenang
- Momentum ini menjadi titik awal untuk meningkatkan ibadah, menjaga lisan, dan mempersiapkan diri menyambut Lailatul Qadar dengan kesungguhan
SRIPOKU.COM - Memasuki hari ke-20 Ramadan berarti kita telah berada di penghujung fase kedua (Maghfirah) dan bersiap melangkah ke fase ketiga, yaitu sepuluh malam terakhir yang dikenal sebagai Itqum minan naar (pembebasan dari api neraka).
Pada fase krusial ini, intensitas ibadah biasanya meningkat seiring dengan harapan meraih malam Lailatul Qadar.
Doa yang dipanjatkan pada hari ke-20 mengandung permohonan yang sangat mendalam terkait keselamatan di akhirat dan ketenangan batin.
Baca juga: Zakat Fitrah vs Zakat Mal, Mana yang Wajib Anda Tunaikan? Berikut Rincian Perbedaannya
Teks Doa Puasa Hari Ke-20
Berikut adalah lafal doa yang dapat diamalkan pada hari ke-20 Ramadan:
Teks Arab
اَللَّهُمَّ افْتَحْ لِيْ فِيْهِ أَبْوَابَ الْجِنَانِ وَ أَغْلِقْ عَنِّيْ فِيْهِ أَبْوَابَ النِّيْرَانِ وَ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِتِلاَوَةِ الْقُرْآنِ يَا مُنْزِلَ السَّكِيْنَةِ فِيْ قُلُوْبِ الْمُؤْمِنِيْنَ
Latin
Allâhummaftah lî fîhi abwâbal jinâni wa aghliq ‘annî fîhi abwâban nîrâni wa waffiqnî fîhi litilâwatil qur’âni yâ munzilas sakînata fî qulûbil mu’minîn.
Terjemahan
"Ya Allah, bukakanlah bagiku di bulan ini pintu-pintu surga dan tutupkanlah bagiku pintu-pintu neraka. Berikanlah kemampuan padaku untuk membaca Al-Qur'an, wahai Penurun ketenangan di dalam hati orang-orang mukmin."
Makna Doa
Doa singkat ini menyimpan tiga pilar utama yang menjadi dambaan setiap Muslim, terutama saat mendekati akhir Ramadan:
1. Permohonan Akses ke Surga dan Perlindungan dari Neraka
Meminta dibukanya pintu surga bukan sekadar harapan untuk masa depan setelah kematian. Secara maknawi, ini adalah permintaan agar Allah mempermudah kita melakukan ketaatan. Seseorang yang dimudahkan langkahnya menuju masjid, dimudahkan lisannya untuk berzikir, dan diringankan tangannya untuk bersedekah, sejatinya sedang dibukakan pintu-pintu surga baginya di dunia.
2. Taufik untuk Mengkhatamkan Al-Qur'an
Ramadan adalah bulan di mana Al-Qur'an diturunkan. Pada hari ke-20, kelelahan fisik mungkin mulai terasa. Maka, meminta Waffiqni (kemampuan/taufik) untuk membaca Al-Qur'an adalah bentuk pengakuan bahwa kita tidak akan mampu menyelesaikan tadarus tanpa pertolongan-Nya.
3. As-Sakinah: Ketenangan Hati
Allah disebut sebagai Munzilas Sakinah (Penurun Ketenangan). Di sepuluh hari terakhir yang penuh dengan perburuan Lailatul Qadar, ketenangan hati sangat diperlukan agar kita bisa beribadah dengan fokus, tanpa terdistraksi oleh urusan duniawi yang sering kali memuncak menjelang Idulfitri.
Amalan Penting di Hari Ke-20
Selain membaca doa tersebut, berikut adalah beberapa langkah praktis untuk memaksimalkan hari ke-20:
- Evaluasi Ibadah: Tinjau kembali target Ramadan Anda (salat, sedekah, dan bacaan Al-Qur'an). Hari ke-20 adalah garis start untuk "sprint" terakhir.
- Persiapan I'tikaf: Bagi Anda yang berencana melakukan I'tikaf di masjid pada malam ke-21 hingga akhir, hari ke-20 adalah waktu yang tepat untuk mempersiapkan keperluan fisik dan mental.
- Menjaga Lisan: Menutup pintu neraka berarti juga menutup celah maksiat, salah satunya dengan menjaga lisan dari ghibah dan berkata sia-sia.
Doa hari ke-20 adalah jembatan menuju puncak Ramadan. Dengan memohon dibukanya pintu surga dan ketenangan hati, kita berharap dapat memasuki sepuluh malam terakhir dengan jiwa yang suci dan semangat yang membara.
Semoga Allah mengabulkan doa-doa kita dan mempertemukan kita dengan malam kemuliaan. Amin Ya Rabbal 'Alamin.***
| Sehari Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kue Rp 5 Ribu Jadi Primadona di Pasar 10 Ulu Palembang |
|
|---|
| 4 Jenis Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan, Pertanda Doa Diijabah dan Dosa Digugurkan oleh Allah Swt |
|
|---|
| Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke-29: Meraih Pahala Setara Seribu Haji Mabrur |
|
|---|
| Ramadan Segera Berakhir: Momen Terakhir Memaksimalkan Ibadah dan Introspeksi Diri |
|
|---|
| Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke-28: Mengangkat Derajat di Surga yang Tertinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Doa-Puasa-Ramadan-Hari-Ke-20.jpg)