Ramadan 2026

Niat Salat Witir 3 Rakaat dan Keutamaannya di Bulan Ramadan, Lengkap Latin dan Arti

Salat Witir menjadi ibadah sunah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Biasanya dikerjakan tiga rakaat setelah Tarawih.

Penulis: Novry Anggraini | Editor: Novry Anggraini Rizki Utami
Ilustrasi/AI
ILUSTRASI Niat Salat Witir dan Keutamaannya di Bulan Ramadan, Ushallii sunnatal witri 

Ringkasan Berita:
  • Salat Witir tiga rakaat merupakan ibadah sunah yang dianjurkan, terutama di bulan Ramadan.
  • Bacaan niat Witir berbunyi “Ushallii sunnatal witri tsalaasa raka’aatin lillaahi ta’aalaa” yang berarti berniat salat karena Allah.
  • Witir memiliki banyak keutamaan, mulai dari penutup salat malam hingga amalan yang dicintai Allah SWT.

 

SRIPOKU.COM - Salat Witir adalah salat sunah yang dikerjakan dengan jumlah rakaat ganjil, biasanya 1, 3, atau lebih.

Tiga rakaat menjadi salah satu bentuk yang paling sering diamalkan, baik setelah Salat Isya maupun setelah Tarawih dan tahajud.

Pada bulan Ramadan, salat Witir umumnya dilaksanakan setelah Tarawih secara berjamaah di masjid atau dapat pula dikerjakan sendiri di rumah.

Baca juga: Hadis Keutamaan Bulan Suci Ramadan sebagai Bulan Pengampunan Dosa, Man Shoma Romadhona Imanan

  • Bacaan Niat Salat Witir 3 Rakaat:

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

"Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka'aatain (mustaqbilal qiblati) lillaahi ta'alaa."

Artinya: "Saya berniat shalat witir tiga rakaat (menghadap kiblat) karena Allah ta'alaa".

Baca juga: Allahummaj’alna Bil Imani Kamilin: Bacaan Doa Kamilin Setelah Salat Tarawih Lengkap Latin dan Arti

Secara umum, tata cara salat witir sama dengan salat sunnah lainnya, mulai dari takbiratul ihram, membaca Al-Fatihah dan surah pendek, ruku’, sujud, hingga salam.

Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Sesungguhnya Allah itu Maha Esa (Witr) dan menyukai yang ganjil, maka kerjakanlah salat witir." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

  • Keutamaan Salat Witir 3 Rakaat:

1. Menjadi Penutup Salat Malam

Rasulullah menganjurkan agar Witir dijadikan sebagai penutup salat malam. Dengan demikian, ibadah malam seorang Muslim menjadi sempurna dan tertutup dengan doa.

2. Ibadah yang Dicintai Allah

Karena Allah Maha Esa dan menyukai yang ganjil, Witir menjadi simbol tauhid dan bentuk ketaatan seorang hamba.

3. Penyempurna Ibadah Ramadan

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved