Ramadan 2026
Memasuki Malam Ke-3 Tarawih, Ini Keistimewaan Salat Tarawih Selama Bulan Ramadan
Memasuki malam ke-3 Tarawih, malaikat di bawah Arsy berseru: "Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu."
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ringkasan Berita:
- Salat Tarawih adalah ibadah sunah khas Ramadan yang sangat dianjurkan karena mengandung keutamaan besar, termasuk janji pengampunan dosa bagi yang melaksanakannya dengan iman dan ikhlas
- Rasulullah SAW menyebut bahwa salat Tarawih berjemaah hingga selesai akan dicatat sebagai ibadah semalam suntuk
- Pada malam ke-3 Ramadan, seorang mukmin mendapat seruan dari malaikat di bawah ‘Arsy untuk memulai amal baru, sebagai tanda dibukanya lembaran baru penuh ampunan
SRIPOKU.COM - Salat Tarawih merupakan ibadah khas yang hanya ada di bulan suci Ramadan.
Meski hukumnya sunah muakkad (sunah yang sangat dianjurkan), antusiasme umat Muslim dalam melaksanakannya tidak pernah surut.
Hal ini tak lepas dari besarnya keutamaan dan janji Allah SWT bagi mereka yang menghidupkan malam-malam Ramadan dengan rida dan ikhlas.
Baca juga: Doa Puasa Ramadan Hari Kedua: Tulisan Arab, Latin, Lengkap dengan Arti dan Maknanya
Janji Pengampunan Dosa
Keutamaan utama salat Tarawih berpijak pada sabda Rasulullah SAW yang menjanjikan pembersihan dosa bagi pelakunya. Dalam hadis sahih disebutkan:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa yang salat malam di bulan Ramadhan (salat tarawih) karena keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah, maka diampunkanlah dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).
Hadis ini menegaskan bahwa Tarawih bukan sekadar rutinitas fisik, melainkan sarana "mandi spiritual" untuk menghapus noda-noda masa lalu melalui dasar iman dan ketulusan (ihtisaban).
Pahala Salat Semalam Suntuk
Selain pengampunan dosa, salat Tarawih yang dilakukan secara berjemaah memiliki keistimewaan luar biasa dalam hal kuantitas pahala.
Rasulullah SAW memberikan motivasi bagi jemaah untuk mengikuti salat bersama imam hingga usai:
إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا صَلَّى مَعَ الْإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ حُسِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ
“Sesungguhnya seseorang jika salat tarawih bersama imam sampai salam, maka dihitung pahalanya salat satu malam suntuk.” (HR. Abu Daud no. 1375).
Artinya, meskipun kita hanya berdiri selama satu jam di masjid, Allah mencatatnya seolah-olah kita berdiri menyembah-Nya dari terbenam matahari hingga fajar menyingsing.
Keutamaan Malam Ke-3
| Sehari Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kue Rp 5 Ribu Jadi Primadona di Pasar 10 Ulu Palembang |
|
|---|
| 4 Jenis Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan, Pertanda Doa Diijabah dan Dosa Digugurkan oleh Allah Swt |
|
|---|
| Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke-29: Meraih Pahala Setara Seribu Haji Mabrur |
|
|---|
| Ramadan Segera Berakhir: Momen Terakhir Memaksimalkan Ibadah dan Introspeksi Diri |
|
|---|
| Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke-28: Mengangkat Derajat di Surga yang Tertinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Keutamaan-Salat-Tarawih-hari-ke-3.jpg)