Ramadan

Niat Sahur Puasa Ramadan Lengkap Arab, Latin, Arti Mohon Keberkahan Allah

Artinya: “Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardu di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

Ilustrasi/AI
NIAT PUASA SAHUR - Ilustrasi. Niat Sahur Puasa Ramadan Lengkap Arab, Latin, Arti Mohon Keberkahan Allah 

Ringkasan Berita:1. Menjelang Ramadan, umat Muslim kembali mencari bacaan niat sahur sebagai bagian dari persiapan menjalankan ibadah puasa secara lebih khusyuk dan penuh kesadaran.
 
2. Dalam berbagai hadis Nabi Muhammad SAW, sahur disebut sebagai amalan sunnah yang penuh berkah dan dianjurkan untuk tidak ditinggalkan, meskipun hanya dengan seteguk air.
 
3. Bacaan niat sahur puasa Ramadan disajikan lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan terjemahannya sebagai panduan umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa.

SRIPOKU.COM - Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, umat Muslim kembali mencari bacaan niat sahur sebagai bagian dari persiapan menjalankan ibadah puasa.

Sahur menjadi momen penting karena sekaligus mengingatkan umat Islam untuk menunaikan puasa dengan lebih baik dan penuh kesadaran.

Sahur sendiri merupakan amalan sunnah yang dianjurkan sebelum memulai puasa Ramadan.

Dalam berbagai hadis Nabi Muhammad SAW, sahur disebut sebagai amalan yang mengandung keberkahan sehingga dianjurkan untuk tidak ditinggalkan.

Selain makan dan minum, umat Muslim juga dianjurkan memanjatkan doa sebelum sahur agar ibadah yang dijalankan mendapat keberkahan.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Palembang dan Sekitarnya Ramadan 2026, Lengkap Jadwal Salat Lima Waktu

Berikut bacaan niat sahur puasa Ramadan lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya:

Bacaan Niat Sahur Puasa Ramadan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’I fardhi syahri Ramadhani hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardu di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

Melaksanakan sahur termasuk ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Anjuran tersebut dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad, di mana Rasulullah SAW bersabda:

وعن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم: السَّحورُ أُكْلةُ بَرَكةٍ، فلا تَدَعوه، ولو أنْ يَجرَعَ أَحَدُكم جُرْعةً من ماءٍ؛ فإنَّ اللهَ وملائكتَه يُصلُّونَ على المُتَسَحِّرينَ.

Artinya, “Dari Abu Sa’id Al-Khudri r. a., ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda;

‘Sahur sepenuhnya mengandung berkah. Maka itu, jangan kalian meninggalkannya meskipun kalian hanya meminum seteguk air karena Allah dan malaikat berselawat untuk mereka yang bersahur,’” (H. R. Ahmad).

Dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban, Rasulullah SAW juga bersabda:

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved