Kunci Jawaban

15 Soal Materi Kalimat Fakta dan Opini Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP, Soal Berbasis HOTS

Berikut ini 15 soal materi Kalimat Fakta dan Opini Bahasa Indonesia kelas 8 SMP, Soal Berbasis HOTS.

Tayang:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi AI
ILUSTRASI LATIHAN SOAL - Pelajari 15 contoh soal HOTS Bahasa Indonesia kelas 8 SMP materi Kalimat Fakta dan Opini , soal sering muncul di SAS Kurikulum Merdeka tahun 2026 ini. 

Ringkasan Berita:
  • Materi Bahasa Indonesia kelas 8 Fase D menekankan kemampuan membedakan fakta dan opini sebagai keterampilan berpikir kritis di era digital. 
  • Siswa dilatih melalui soal HOTS untuk mengidentifikasi data objektif dan klaim subjektif dalam teks berita, argumentatif, maupun ilmiah.
  • Tujuannya adalah membentuk generasi yang mampu menyaring informasi secara logis dan tidak mudah terpengaruh oleh bias media.

SRIPOKU.COM - Di era ledakan informasi digital tahun 2026, kemampuan membedakan antara fakta dan opini bukan lagi sekadar materi hafalan di atas kertas, melainkan sebuah keterampilan bertahan hidup (survival skill) untuk menyaring informasi. 

Dalam kurikulum Bahasa Indonesia Fase D Kelas 8 SMP, materi ini disajikan melalui pendekatan Higher Order Thinking Skills (HOTS) guna melatih nalar kritis siswa agar tidak mudah termanipulasi oleh rujukan berita yang bias. 

Soal-soal dirancang dengan menyajikan teks argumentatif, isu sosial, dan data ilmiah yang menuntut analisis tajam untuk mengurai mana data objektif dan mana klaim subjektif.

Berikut disajikan 15 bank soal HOTS pilihan ganda materi Kalimat Fakta dan Opini Kelas 8 SMP yang disusun dengan format renggang dan kunci jawaban lengkap.

Baca juga: 15 Soal Materi Menemukan Ide Pokok Paragraf Bahasa Indonesia Kelas 6 SD, Soal Berbasis HOTS

(1.) Perhatikan paragraf berikut!

(1) Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data bahwa indeks pembangunan manusia (IPM) di wilayah Sumatra Selatan mengalami kenaikan sebesar 0,75 persen pada akhir tahun lalu. (2) Keberhasilan pencapaian angka ini tentu tidak terlepas dari komitmen penuh pemerintah daerah dalam menggratiskan biaya pendidikan dasar hingga tingkat menengah. (3) Melalui alokasi dana APBD yang tepat sasaran, fasilitas ruang laboratorium komputer di sekolah-sekolah pinggiran kini sudah mulai terpenuhi secara merata. (4) Langkah strategis ini dinilai sebagai keputusan paling jenius yang pernah diambil oleh kepala daerah demi mendongkrak daya saing global generasi muda.
Kalimat yang murni menunjukkan fakta dalam paragraf di atas ditandai oleh nomor...

A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)

Kunci Jawaban : A. (1)

(2.) Perhatikan kutipan teks berita berikut!
Sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang diterapkan di berbagai wilayah perkotaan dinilai belum mampu menyelesaikan akar masalah ketimpangan kualitas pendidikan. Meskipun pemerintah mengklaim kebijakan ini dapat menghapus kasta "sekolah favorit", realitas di lapangan menunjukkan bahwa persebaran guru berkualitas tinggi masih terpusat di pusat kota. Menurut data Kemendikbudristek, rasio pemenuhan guru bersertifikasi di wilayah pinggiran masih berada di bawah angka 40 persen. Situasi ini memicu gelombang protes dari para orang tua murid yang merasa hak anak-anak mereka untuk mendapatkan fasilitas pendidikan terbaik telah dirugikan oleh aturan jarak geografis.
Kalimat fakta yang memperkuat argumen dalam teks berita di atas adalah...

A. Sistem zonasi pada PPDB dinilai belum mampu menyelesaikan akar masalah ketimpangan kualitas pendidikan.
B. Kebijakan sistem zonasi diklaim dapat menghapus kasta "sekolah favorit" di seluruh wilayah perkotaan.
C. Menurut data Kemendikbudristek, rasio pemenuhan guru bersertifikasi di wilayah pinggiran di bawah 40 persen.
D. Aturan jarak geografis dituduh merugikan hak anak-anak untuk mendapatkan fasilitas pendidikan terbaik.

Kunci Jawaban : C. Menurut data Kemendikbudristek, rasio pemenuhan guru bersertifikasi di wilayah pinggiran di bawah 40 persen.

(3.) Perhatikan dua kalimat berikut!
(1) Penggunaan kantong plastik sekali pakai di pasar tradisional Palembang akan dilarang total mulai bulan depan guna menekan volume limbah anorganik.
(2) Larangan penggunaan kantong plastik di pasar tradisional merupakan kebijakan yang terburu-buru dan akan menyengsarakan para pedagang kecil.
Analisis yang tepat mengenai karakteristik kedua kalimat di atas adalah...

A. Kalimat (1) merupakan opini karena peristiwanya belum terjadi, sedangkan kalimat (2) adalah fakta karena berisi dampak nyata.
B. Kalimat (1) merupakan fakta karena berisi informasi kebijakan resmi yang terjadwal, sedangkan kalimat (2) adalah opini karena berupa penilaian subjektif.
C. Kedua kalimat merupakan fakta karena sama-sama membahas tentang aturan pasar tradisional di kota Palembang.
D. Kedua kalimat merupakan opini karena tidak mencantumkan data statistik berupa angka persen yang akurat.

Kunci Jawaban : B. Kalimat (1) merupakan fakta karena berisi informasi kebijakan resmi yang terjadwal, sedangkan kalimat (2) adalah opini karena berupa penilaian subjektif.

(4.) Perhatikan paragraf berikut!
(1) Mengonsumsi sate maranggi yang dibakar menggunakan arang bambu konon dapat menghasilkan cita rasa daging yang jauh lebih empuk dan gurih. (2) Namun, dari segi kesehatan, pengolahan makanan dengan metode pembakaran langsung pada suhu di atas 200 derajat Celsius memicu pembentukan senyawa karsinogenik. (3) Berdasarkan laporan laboratorium WHO, senyawa benzopiren sisa pembakaran karbon terbukti meningkatkan risiko kanker pada sistem pencernaan manusia jika dikonsumsi harian. (4) Oleh karena itu, masyarakat sebaiknya mulai menghindari konsumsi sate bakar demi menjaga kesehatan organ dalam tubuh secara jangka panjang.
Kalimat opini yang bersifat rekomendasi/saran dalam paragraf di atas ditandai oleh nomor...

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved