Kunci Jawaban

Latihan Soal HOTS Unit 8 Kebugaran Untuk Kesehatan PJOK Kelas 6 SD

Berikut ini latihan soal HOTS Unit 8 Kebugaran Untuk Kesehatan PJOK Kelas 6 SD.

Tayang:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi/AI
ILUSTRASI LATIHAN SOAL - Ini latihan soal HOTS Unit 8 Kebugaran Untuk Kesehatan PJOK kelas 6 SD. 

3. Dina sangat rajin melakukan latihan push-up dan sit-up. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan dampak latihan Dina terhadap kemampuan fisiknya di sekolah?

A. Dina akan lebih mudah membawa tas sekolah yang berat dan memiliki postur tubuh yang tegak.

B. Dina akan menjadi pelari tercepat di sekolahnya.

C. Tubuh Dina akan menjadi sangat lentur sehingga bisa melakukan gerakan kayang dengan mudah.

D. Denyut nadi Dina akan menjadi sangat lambat saat ia sedang berlari maraton.

Jawaban : A. Dina akan lebih mudah membawa tas sekolah yang berat dan memiliki postur tubuh yang tegak.

4. Perhatikan data denyut nadi berikut:

Denyut nadi sesaat setelah bangun tidur.
Denyut nadi saat sedang berlari kencang.
Denyut nadi 5 menit setelah selesai berolahraga.
Manakah pernyataan yang benar mengenai kondisi jantung seseorang yang bugar?

A. Denyut nadi nomor 2 akan mencapai angka tertinggi yang tidak terbatas.

B. Denyut nadi nomor 3 akan kembali ke angka normal lebih cepat dibandingkan orang yang tidak bugar.

C. Orang yang bugar tidak memiliki denyut nadi nomor 1.

D. Denyut nadi nomor 2 pada orang bugar akan selalu lebih lambat daripada nomor 1.

Jawaban : B. Denyut nadi nomor 3 akan kembali ke angka normal lebih cepat dibandingkan orang yang tidak bugar.

5. Mengapa latihan kelenturan (flexibility) seperti peregangan statis sangat penting dilakukan sebelum memulai latihan kekuatan yang berat?

A. Agar otot menjadi lebih besar dan terlihat kuat.

B. Untuk membakar kalori lebih banyak sebelum latihan inti dimulai.

C. Mengurangi risiko ketegangan otot dan cedera pada sendi saat menerima beban latihan.

D. Agar napas tidak terasa sesak saat mengangkat beban.

Jawaban : C. Mengurangi risiko ketegangan otot dan cedera pada sendi saat menerima beban latihan.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved