Kunci Jawaban
15 Soal HOTS Pendidikan Pancasila Kelas 8 SMP Materi Sumpah Pemuda, Soal Terbaru 2026
Berikut ini 15 soal Pendidikan Pancasila Kelas 8 SMP materi Sumpah Pemuda, soal berbasis HOTS.
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ringkasan Berita:
- Materi Sumpah Pemuda menekankan pentingnya persatuan bangsa dari berbagai latar belakang suku, agama, dan daerah menuju identitas tunggal sebagai Bangsa Indonesia.
- Soal HOTS dalam Kurikulum Merdeka mengajak siswa menganalisis makna ikrar “Tanah Air, Bangsa, dan Bahasa” serta relevansinya dengan kehidupan digital generasi muda masa kini.
- Melalui pembelajaran ini, siswa diharapkan mampu menumbuhkan semangat nasionalisme, toleransi, dan kolaborasi lintas budaya untuk menjaga keutuhan NKRI.
SRIPOKU.COM - Peristiwa Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 merupakan momentum krusial yang menandai bersatunya visi perjuangan kaum muda dari sekat primordialisme menuju identitas tunggal kebangsaan.
Menyusun soal penafsiran sejarah bermutu tinggi untuk tingkat Kelas 8 SMP memerlukan stimulus kasus yang relevan dengan kehidupan generasi Z.
Guna mempermudah para pendidik, guru mapel, maupun praktisi pendidikan dalam menyusun lembar asesmen sumatif yang selaras dengan ruh Kurikulum Merdeka, artikel ini menghadirkan 15 contoh soal pilihan ganda HOTS bertema Sumpah Pemuda dengan format renggang pembatas enter yang rapi untuk kenyamanan penyalinan dokumen.
Baca juga: 15 Soal HOTS Pendidikan Pancasila Kelas 8 SMP Materi Kebangkitan Nasional, Soal Terbaru 2026
MATERI: SUMPAH PEMUDA (EDISI TERBARU 2026)
(1.) Sebelum terlaksananya Kongres Pemuda, organisasi-organisasi pemuda di Hindia Belanda tumbuh berdasarkan latar belakang kedaerahan dan keagamaan, seperti Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Ambon, dan Jong Islamieten Bond. Jika dianalisis dari sudut pandang perjuangan nasional, kelemahan mendasar dari model organisasi berbasis primordialisme (kedaerahan) tersebut adalah...
A. Mempercepat proses diplomasi dengan pihak pemerintah kolonial Belanda di pusat.
B. Membatasi ruang lingkup solidaritas perjuangan sehingga mudah diadu domba (devide et impera) oleh penjajah karena tidak adanya visi kesatuan yang tunggal.
C. Menolak masuknya sistem pendidikan modern barat yang dibawa oleh para tokoh terpelajar.
D. Membutuhkan biaya operasional organisasi yang jauh lebih besar karena cabangnya tersebar di daerah.
Kunci Jawaban : B. Membatasi ruang lingkup solidaritas perjuangan sehingga mudah diadu domba (devide et impera) oleh penjajah karena tidak adanya visi kesatuan yang tunggal.
(2.) Perhatikan jalannya lini masa sejarah berikut!
"Kerapatan Pemuda-Pemudi Indonesia atau Kongres Pemuda I yang dilaksanakan pada tahun 1926 berhasil merumuskan kesepakatan tentang perlunya persatuan, namun kongres tersebut belum berhasil menyatukan organisasi-organisasi pemuda ke dalam satu wadah tunggal karena masih kuatnya ego kedaerahan, terutama mengenai bahasa persatuan yang akan dipilih."
Berdasarkan analisis peristiwa di atas, faktor utama yang menyebabkan Kongres Pemuda I dinilai sebagai jembatan logis yang belum sempurna menuju Kongres Pemuda II 1928 adalah...
A. Golongan tua melarang para pemuda untuk terlibat dalam aktivitas politik praktis.
B. Adanya perbedaan pandangan yang tajam mengenai taktik perang fisik melawan Belanda.
C. Berhasil menanamkan kesadaran bersama akan pentingnya persatuan, namun masih terkendala ego kultural dalam menyepakati unsur pemersatu yang konkret.
D. Pemerintah kolonial Belanda menutup paksa lokasi gedung tempat jalannya persidangan pertama.
Kunci Jawaban : C. Berhasil menanamkan kesadaran bersama akan pentingnya persatuan, namun masih terkendala ego kultural dalam menyepakati unsur pemersatu yang konkret.
(3.) Cermatilah teks dokumen ikrar Sumpah Pemuda berikut!
"Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia."
Perbedaan redaksi yang sangat prinsipil terdapat pada baris ketiga, di mana kata "mengaku satu" diganti menjadi "menjunjung". Analisis makna implisit (tersirat) dari penggunaan kata "menjunjung bahasa persatuan" tersebut adalah...
A. Mengindikasikan bahwa bahasa-bahasa daerah di Indonesia harus dihapuskan secara hukum demi keseragaman nasional.
B. Menegaskan bahwa bahasa Indonesia diletakkan sebagai alat komunikasi pemersatu yang dihormati bersama, tanpa harus mematikan eksistensi dan kelestarian bahasa daerah masing-masing.
C. Menunjukkan bahwa bahasa Indonesia memiliki kasta yang lebih tinggi daripada bahasa asing seperti Belanda dan Inggris.
D. Menggambarkan ketidakmampuan para pemuda masa itu untuk memaksakan penggunaan satu bahasa yang mutlak di seluruh pulau.
Kunci Jawaban : B. Menegaskan bahwa bahasa Indonesia diletakkan sebagai alat komunikasi pemersatu yang dihormati bersama, tanpa harus mematikan eksistensi dan kelestarian bahasa daerah masing-masing.
(4.) Perhatikan tabel kepanitiaan Kongres Pemuda II tanggal 27-28 Oktober 1928 berikut!
| Jabatan | Nama Tokoh | Asal Organisasi |
| Ketua | Sugondo Joyopuspito | PPPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia) |
| Wakil Ketua | R.M. Joko Marsaid | Jong Java |
| Sekretaris | Muhammad Yamin | Jong Sumatranen Bond |
| Bendahara | Amir Syarifuddin | Jong Bataks Bond |
Jika kita menganalisis komposisi latar belakang organisasi para tokoh yang duduk di kepanitiaan inti tersebut, kesimpulan yang paling tepat mengenai strategi politik para pemuda saat itu adalah...
| 15 Soal HOTS Pendidikan Pancasila Kelas 8 SMP Materi Kebangkitan Nasional, Soal Terbaru 2026 |
|
|---|
| 40 Soal SAS Pendidikan Pancasila Kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka, Kisi-Kisi ASAS Tahun 2026 |
|
|---|
| 20 Soal PKN Kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka, Kunci Jawaban Pilihan Ganda Terbaru 2026 |
|
|---|
| 15 Latihan Soal Fisika Kelas 12 SMA Kurikulum Merdeka, Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban |
|
|---|
| 20 Soal Sejarah Kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban Terbaru Tahun 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Soal-HOTS-Pendidikan-Pancasila-Kelas-8-SMP-Materi-Sumpah-Pemuda.jpg)