Perangkat Pembelajaran

Ceramah Berbasis Literasi Islam, Mengisi Buku Agenda Ramadhan 1447 H, Tema 'Ramadhan Digital Detox'

Ramadhan bukan sekadar pindah jam makan, tapi pindah jam fokus. Yuk, instal ulang jiwa & jaga jempol di era digital sesuai pesan Imam Al-Ghazali.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi/AI
ILUSTRASI CERAMAH RAMADHAN - Materi Ceramah Ramadhan Singkat Berbasis Literasi Islam, Mengisi Buku Agenda Ramadhan 1447 H Tema Ramadhan Digital Detox. 
Ringkasan Berita:
  • Ramadhan 1447 H menjadi momen strategis untuk memperbarui karakter dan fokus hidup di tengah arus digital yang cepat
  • Konsep Tazkiyatun Nafs dari Imam Al-Ghazali menginspirasi tema “Ramadhan Bukan Puasa Gadget” sebagai ajakan untuk mengelola waktu dan adab bermedia sosial
  • Melalui agenda reflektif dan ceramah singkat, siswa diajak menjadikan Ramadhan sebagai ruang digital detox yang menenangkan hati dan memperkaya makna ibadah.

SRIPOKU.COM - Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar, melainkan momen terbaik bagi kita untuk melakukan 'instal ulang' karakter dan memperbarui fokus hidup. 

Di tengah hiruk-pikuk dunia digital yang serba cepat, bulan suci ini hadir sebagai ruang tenang untuk berefleksi dan mengejar keberkahan melalui amalan-amalan sederhana namun bermakna. 

Berikut adalah inspirasi ceramah singkat yang dirancang untuk mengisi buku agenda Ramadhan 1447 H.

Baca juga: Format Laporan Ibadah Ramadhan 1447 H, Buku Agenda Ramadhan 2026 Kurikulum Deep Learning

Tema: Ramadhan Bukan "Puasa Gadget"

Fokus: Manajemen waktu dan adab bermedia sosial.

Sumber Inspirasi: Konsep Tazkiyatun Nafs (Penyucian Jiwa) - Imam Al-Ghazali.

"Teman-teman, puasa itu bukan cuma pindah jam makan, tapi juga pindah 'jam fokus'. Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menyebutkan ada puasa Khusus al-Khusus, yaitu puasanya hati dari pikiran duniawi. Di zaman sekarang, 'dunia' itu ada di genggaman kita: HP. Jangan sampai jempol kita lebih aktif gibah di kolom komentar daripada baca Al-Qur'an. Yuk, jadikan Ramadhan momen digital detox agar hati kita lebih tenang."

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved