Rangkuman Materi

Rangkuman Materi BAB 6 IPA Kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka, Struktur Bumi dan Perkembangannya

Inilah rangkuman materi BAB 6 IPA kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka, Struktur Bumi dan Perkembangannya.

Penulis: Ayu Wahyuni | Editor: Ayu Wahyuni
Ilustrasi/AI
ILUSTRASI KUNCI JAWABAN - BAB 6 IPA kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka, Struktur Bumi dan Perkembangannya. 

Ringkasan Berita:
  • Rangkuman materi IPA kelas 8 SMP BAB 6 Kurikulum Merdeka membahas struktur bumi, lempeng tektonik, gempa bumi, dan gunung berapi secara lengkap dan sistematis.
  • Materi ini menjelaskan lapisan penyusun bumi mulai dari kerak hingga inti, pergerakan lempeng tektonik beserta dampaknya seperti gempa dan pembentukan gunung api.
  • Selain itu, dibahas pula manfaat gunung berapi bagi kehidupan, mulai dari kesuburan tanah, sumber mineral, energi geotermal, hingga pariwisata dan penelitian ilmiah.

 

SRIPOKU.COM - Materi Struktur Bumi dan Perkembangannya pada pelajaran IPA kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka membahas lapisan penyusun bumi, pergerakan lempeng tektonik, gempa bumi, hingga gunung berapi.

Pemahaman materi ini penting untuk mengenali berbagai fenomena alam yang sering terjadi di Indonesia.

Dilansir dari YouTube Mudah Belajar Official, inilah rangkuman materi BAB 6 IPA kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka, Struktur Bumi dan Perkembangannya.

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 8 SMP Halaman 267 Semester 2 Kurikulum Merdeka, Tugas Aktivitas 6

A. Struktur Bumi dan Lapisan Penyusunnya

Cabang ilmu Geologi mempelajari tentang bumi dan perubahannya, termasuk bentang alam (morfologi bentang alam) seperti pegunungan, ngarai, dan danau. Perubahan ini disebabkan oleh Tenaga Geologi:

  • Tenaga Eksogen: Berasal dari luar bumi (pelapukan, pengikisan, pengendapan).
  • Tenaga Endogen: Berasal dari dalam bumi (tektonisme dan vulkanisme).

Struktur bumi dibagi menjadi empat lapisan utama, dianalogikan seperti telur rebus:

1. Kerak Bumi (Kulit Telur)

  • Lapisan terluar dan paling tipis (5-70 (5-70 km). km).
  • Terdiri atas tanah dan batuan yang mudah pecah, mengandung unsur seperti Oksigen, Silikon, Besi, dan batuan berharga.
  • Memiliki massa jenis terendah sehingga berada paling atas.
  • Suhu bervariasi, mencapai 870°C di bagian terdalam.
  • Dibagi menjadi:

- Kerak Benua: Di daratan (tebal 30-70 km).

- Kerak Samudera: Di dasar laut (tebal 6-11 km).

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 8 SMP Halaman 269 Semester 2 Kurikulum Merdeka, Tugas Aktivitas 7

2. Mantel Bumi (Putih Telur)

  • Telur dalaman hingga 2.9001 Lapisan paling tebal (kedalaman hingga km).
  • Berbentuk padatan yang terdiri dari batuan silikat mengandung Besi dan Magnesium.LAJAR
  • Mantel Luar dan Kerak Bumi bersama-sama membentuk Litosfer (lapisan batuan).
  • Mantel bagian dalam bersifat plastis (mudah bergerak) karena suhu yang sangat tinggi (mencapai 2.500°C), meskipun berbentuk padatan.

3. Inti Luar Bumi

  • Berwujud cairan pekat (magma) yang terbuat dari lelehan Besi dan Nikel.
  • Ketebalan: 2.900 km - 5.100 km.
  • Suhu: 3.800°C sampai hampir 6.000°C.

4. Inti Dalam Bumi (Kuning Telur)

  • Lapisan terdalam dengan suhu tertinggi (5.000°C-7.000°C).
  • Berbentuk padatan (meskipun sangat panas) karena tekanan yang sangat tinggi.
  • Ketebalan: 5.100 km - 6.400 km (pusat bumi).

B. Lempeng Tektonik dan Pergerakannya

Litosfer (Kerak bumi dan Mantel luar) tidak berbentuk utuh, melainkan terpecah-pecah seperti potongan karton di atas air panas. Pecahan ini disebut lempeng litosfer atau Lempeng Tektonik.

  • Lempeng tektonik mengapung dan bergerak di atas lapisan mantel dalam yang cair dan plastis, yang disebut Astenosfer.
  • Pergerakan lempeng sangat lambat, rata-rata hanya 1 cm per tahun.
  • Teori Tektonik Lempeng (dicetuskan oleh Alfred Wegener): Menyatakan bahwa bumi dulunya adalah satu daratan besar bernama Pangaea, yang kemudian terpecah menjadi benua-benua seperti saat ini.
Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved