Perangkat Pembelajaran

Contoh Prota Matematika Kelas 2 SD Fase A Tahun Ajaran 2025/2026

Ini Prota Matematika kelas 2 SD Fase A memberikan guru gambaran utuh, memastikan guru tidak kehilangan arah. 

Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi AI
ILUSTRASI PERANGKAT PEMBELAJARAN : Ini referensi Prota Matematika kelas 2 SD Fase A Tahun 2025/2026.(Ilustrasi AI) 

Ringkasan Berita:
  • Program Tahunan (Prota) Matematika kelas 2 SD Fase A tahun ajaran 2025/2026 dirancang sebagai peta jalan pembelajaran selama 112 JP, terbagi seimbang dalam dua semester.
  • Setiap bab mendapat alokasi 12 JP untuk memastikan pembelajaran mendalam, mulai dari membilang, operasi bilangan, bentuk dan pola, hingga pecahan, pengukuran, bilangan 100, dan diagram. 
  • Prota ini membangun nalar numerik dan spasial secara bertahap, dari konkret ke semi-abstrak, dengan scaffolding yang strategis dan progresif.

SRIPOKU.COM - Berikut contoh Program Tahunan (Prota) Matenatika kelas 2 SD Fase A Tahun Ajaran 2025/2026.

Prota Matematika kelas 2 SD Fase A, memberikan guru gambaran utuh, memastikan guru tidak kehilangan arah.

Baca juga: Contoh Prota Pendidikan Pancasila Kelas 2 SD Fase A Tahun Ajaran 2025/2026

Untuk mata pelajaran Matematika di Fase A (Kelas 2), Program Tahunan (Prota) menjadi sebuah desain pedagogis yang cermat untuk membangun fondasi nalar dan number sense (intuisi bilangan) secara bertahap.

Program Tahunan (Prota) untuk tahun ajaran 2025/2026 menyajikan peta jalan makro. 

Dokumen ini memetakan visi pembelajaran selama satu tahun ke dalam total 112 Jam Pelajaran (JP). 

Visi ini dipecah menjadi delapan bab tematik yang dirancang secara strategis, dengan alokasi yang seimbang antara dua semester.

Pada Semester 1 (Ganjil), Prota mengalokasikan total 56 JP. 

Baca juga: Contoh Prosem Seni Rupa Kelas 2 SD Fase A Tahun Ajaran 2025/2026

Fokus utamanya adalah membangun pemahaman konkret. 

Alurnya sangat logis: dimulai dengan Bab 1: Ayo Membilang sampai dengan 50, dilanjutkan dengan Bab 2: Penjumlahan dan Pengurangan (menggunakan bilangan tersebut). 

Setelah operasi bilangan, fokus beralih ke logika spasial melalui Bab 3: Bentuk di Sekitar Kita dan Bab 4: Posisi Benda dan Pola.

Jika kita telaah Prota lebih dalam, sebuah pola menarik muncul: setiap bab, baik di Semester 1 maupun 2, mendapatkan alokasi waktu yang simetris, yaitu 12 JP atau setara dengan 4 pertemuan. Ini adalah kunci dari "pembelajaran mendalam". 

Alokasi 12 JP per bab ini menunjukkan bahwa pembelajaran dirancang agar tidak terburu-buru, memberikan waktu yang cukup bagi siswa untuk bereksplorasi, memahami, dan menguasai satu konsep sebelum beralih ke konsep berikutnya.

Desain Prota Semester 1 secara cermat membangun nalar dari dasar. 

Siswa tidak hanya belajar membilang (Bab 1), tetapi langsung menggunakannya untuk beroperasi (Bab 2). 

Kemudian, mereka diajak beralih dari nalar numerik ke nalar spasial. 

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved