Berita Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi Datangi BPK, Minta Audit Uang Kas Jabar Transparan, Imbas Dana Mengendap Menkeu Purbaya

Dedi yang mengenakan pakaian serba putih langsung masuk dalam Kantor BPK. Pertemuan dengan pihak BPK berlangsung lebih dari satu jam.

Editor: pairat
Tribunjabar/Nazmi Abdurrahman
DEDI DATANGI BPK - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi akhirnya mendatangi Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Wilayah Jawa Barat Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 10.20 WIB. 

SRIPOKU.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi akhirnya mendatangi Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Wilayah Jawa Barat Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 10.20 WIB.

Kedatangan KDM sapaan akrab Dedi Mulyadi ke Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Wilayah Jawa Barat ini untuk melakukan pendalaman audit terhadap kas pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Langkah itu dilakukan agar bisa memberikan kejelasan kepada publik terutama menepis soal pernyataan Menkeu Purbaya soal dana Provinsi Jawa Barat mengendap di bank.

Dedi Mulyadi mendatangi Kantor BPK wilayah Jawa Barat di Jalan Moch Toha, Bandung, Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 10.20 WIB.

Dedi datang didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Adi Komar, dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Purwanto. 

TANGGAPI DANA DONASI - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) Gubernur Jawa barat Dedi Mulyadi (kanan). Purbaya turut mengomentasi soal imbauan resmi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar seluruh aparatur sipil negara (ASN), siswa sekolah, hingga masyarakat umum di Jawa Barat berdonasi sebesar Rp1.000 per hari.
TANGGAPI DANA DONASI - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) Gubernur Jawa barat Dedi Mulyadi (kanan). Purbaya turut mengomentasi soal imbauan resmi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar seluruh aparatur sipil negara (ASN), siswa sekolah, hingga masyarakat umum di Jawa Barat berdonasi sebesar Rp1.000 per hari. (Warta Kota)

Baca juga: Prabowo Kirim Warning untuk Gubernur Dedi Mulyadi, tapi Puji Eks OB : Saya Jenderal, Hormat Sama Kau

Dedi yang mengenakan pakaian serba putih langsung masuk dalam Kantor BPK. Pertemuan dengan pihak BPK berlangsung lebih dari satu jam.

Saat akan pergi, Dedi memberikan keterangan kepada wartawan.

"Hari ini kita ke BPK untuk melakukan pendalaman audit terhadap kas pemerintah Provinsi Jawa Barat," ujar Dedi.

Dari hasil audit BPK, kata dia, nanti akan terlihat apakah Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki perencanaan dan pengelolaan keuangan yang baik atau tidak. 

"Baik uang yang masuk dalam bentuk pendapatan yang bersumber dari dana transfer pemerintah pusat, pendapatan asli daerah Provinsi Jawa Barat," katanya.

Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk memberikan penjelasan kepada publik, bahwa belanja Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dilakukan secara terbuka dan bisa diakses oleh publik.

"Bahkan saya sering menyampaikan anggaran per item dalam setiap waktu dan ini adalah bagian dari membangun hubungan emosi antara masyarakat dengan pemerintah sebagai pengelola kas daerah," katanya.

"Ini yang menjadi konsen kita bertemu dengan Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat hari ini. Kita meminta dilakukan audit dan diminta diumumkan hasil audit yang dilakukan," ucap Dedi. (*)

Menkeu Purbaya Bongkar Kesalahan KDM Kelola Uang Negara

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (kolase tribunjabar.id)

Baca juga: KDM Datangi BI Soal Dana Mengendap, Makin Yakin Purbaya Salah Data

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa pastikan nasib Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bakal diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved