Kata Mahfud MD Ditengah Rakyat dan Aparat Dibenturkan

Mahfud MD beranggapan semua kekisruhan ini bisa terjadi akibat ulah para pejabat yang bermental koruptor.

Editor: adi kurniawan
WARTAKOTA/YULIANTO
UNJUK RASA - Mahfud MD beranggapan semua kekisruhan ini bisa terjadi akibat ulah para pejabat yang bermental koruptor. 

“Diduga kuat terdapat ratusan korban luka akibat upaya pengendalian massa dan adanya penangkapan dan penanganan sewenang-wenang terhapad pengunjuk rasa,” kata Komnas HAM dalam konferensi persnya. 

Selain pelanggaran HAM dalam penanganan unjuk rasa, Komnas HAM juga menemukan adanya upaya pelanggaran HAM lewat pembatasan warga untuk mendapatkan akses komunikasi dan informasi. 

Pembatasan akses komunikasi dan informasi melalui media sosial tersebut dilakukan pemerintah bersama penegak hukum.

“Penggunaan kekuatan berlebihan terhadap peserta aksi merupakan pelanggaran kebebasan hak berpendapat dan berekspresi,” terang pihak Komnas HAM.

Komnas HAM juga mengecam penangkapan masyarakat secara sewenang-wenang oleh Kepolisian pada 25 Agustus dan 28 Agustus 2025.

Terhitung hampir 1000 orang ditangkap dalam dua hari unjuk rasa tersebut.

“Adanya dugaan kuat tindakan penangkapan sewenang-wenang oleh Kepolisian,”

“Pada 25 Agustus pihak polisi tangkap 351 orang dan pada 28 Agustus 2025 pihak kepolisian tangkap 600 orang,” sebut Komnas HAM.

Sederet dugaan pelanggaran HAM oleh aparat ini diharapkan dapat segera dievaluasi oleh Kepolisian. 

Komnas HAM juga menuntut peradilan yang akuntabel dan transparan dalam mengungkap sejumlah pelanggaran HAM tersebut.

Sebelumnya pengemudi ojek online (Ojol) Affan Kurniawan (21) tewas ditabrak dan dilindas kendaraan taktis milik Brimob, pada Kamis (28/8/2025) malam saat unjuk rasa di Jakarta Pusat berakhir ricuh. 

Korban meninggal dunia usai dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. 

Peristiwa terjadi saat polisi membubarkan massa yang melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR.

Hafidz alias Ompong rekan Affan sesama driver ojek online mengungkapkan bahwa Affan bukan salah satu peserta unjuk rasa. 

Saat itu Affan tengah mengantarkan orderan makanan untuk pelanggan.

Halaman
1234
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved