Driver Ojol Tewas Dilindas
Situasi di Dalam Mobil Saat Rantis Brimob Lindas Ojol, Sopir Klaim Tak Tahu Jika Orang yang Ditabrak
Sopir rantis Brimob yang lindas ojol ternyata tak sadar telah menabrak orang, akui daya pandang di dalam mobil terganggui gas air mata.
SRIPOKU.COM - Kadiv Propam Polri, Irjen Abdul Karim, mengungkapkan Bripka R bertindak sebagai sopir saat rantis Brimob lindas ojol pada Kamis (28/8/2025) malam.
Saat ini, Bripka R bersama enam oknum Brimob lainnya sudah dimintai keterangan oleh Propam.
Selain Bripka R, enam oknum Brimob lainnya adalah Kompol C, Aipda M, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka D.
Di sebelah Bripka R yang bertindak sebagai sopir, ada Kompol C yang duduk di kursi penumpang di sebelah pengemudi.
Baca juga: Tampang dan Pengakuan Oknum Brimob yang Lindas Driver Ojol Affan Kurniawan Belum Jadi Tersangka
"Adapun 5 orang lainnya dalam posisi duduk di belakang," ungkap Karim, Jumat (29/8/2025), dikutip dari YouTube Kompas TV.
Terkait dengan masalah lainnya, Karim menyatakan bahwa saat ini masih proses pemeriksaan dan klarifikasi dari para terduga pelaku.
Selain itu, saksi-saksi yang ada di lokasi juga akan dimintai keterangan.
"Klarifikasi ini tentukan akan kita mintai keterangan, bukan hanya dari terduga saja, tapi saksi-saksi orang-orang yang mengetahui kejadian tersebut," ucapnya.
Sementara itu, memantau jalannya peeriksaan yang ditayangkan secara langsung di Instagram @divisipropampolri, ke enam oknum Brimob dimintai keterangan oleh penyidik.
Mulanya, penyidik Propam menanyakan terlebih dahulu apakah mereka tidak sadar telah melindas Affan Kurniawan saat berada dalam Kendaraan Taktis (Rantis) Baracuda.
Baca juga: Pangkat Tujuh Oknum yang Diperiksa Pasca Rantis Brimob Lindas Ojol, Ada 1 Polri Berpangkat Perwira
Mendengar pertanyaan tersebut, seoran anggota Brimob terduga pelaku menjawab bahwa dirinya tidak sadar telah melindas Affan Kurniawan.
Sebab, saat itu kondisi mobil mereka dilempar batu, bambu, hingga petasan.
"Pas melindas nyangkanya itu batu apa gimana?" tanya penyidik.
"Iya karena kita dilemparin batu bambu sama massa bom molotov petasan," jawab seorang anggota Brimob.
Kemudian, penyidik Propam kembali bertanya apakah mereka tidak bisa melihat dari dalam kendaraan jika ada korban di posisi bawah mobil.
Seorang oknum anggota Brimob itu membenarkan kesulitan untuk melihat dari dalam kendaraan jika ada orang di bawah kendaraan taktis tersebut.
"Jadi tidak tahu, tuh batu atau apa ya? kalau orang itu terjatuh dalam kondisi normal nggak dilemparin bisa nggak sih lihat ke posisi bawah gitu?" tanya penyidik.
"Kalau kejadian normal, tidak bisa lihat bawah karena sudut pandangnya tinggi. Kalau di depan, kelihatan dia," jawab seorang oknum Brimob.
Baca juga: Saat Amankan Demo, Prajurit TNI Kena Gas Air Mata di Mako Brimob Kwitang
Lebih lanjut, oknum Brimob itu mengklaim bahwa kondisi saat di dalam Rantis penuh gas air mata untuk mengurai massa.
"Jadi kalau ada case gitu bapak tidak bisa melihat berarti agak samar gitu ya? Tidak terlihat apalagi kondisinya malam?" tanya penyidik.
"Malam, terus asap gas air matanya itu tebal di dalam. Pas sebelum atas ditutup itu kan asap masuk, nah di situlah mata kita itu pandangan kita sudah itulah," jawab oknum Brimob tersebut.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com berjudul : Oknum Brimob Klaim Tak Sadar Lindas Driver Ojol Affan Kurniawan, Dikira Batu
PROPAM Polri Ungkap Posisi Kompol C di Samping Sopir Rantis yang Lindas Ojol hingga Tewas |
![]() |
---|
Pangkat Tujuh Oknum yang Diperiksa Pasca Rantis Brimob Lindas Ojol, Ada 1 Polri Berpangkat Perwira |
![]() |
---|
PENGAKUAN Brimob yang Kendarai Rantis Sebabkan Ojol Meninggal, 'Kalu Gak Saya Terobos Selesai Udah' |
![]() |
---|
Herman Deru Ajak Warga Sumsel Jaga Kekompakan Pasca Insiden Driver Ojol |
![]() |
---|
TNI Terpantau Bagi Uang & Rokok Saat Mako Brimob Solo Dikepung Massa, Polri Berpangkat Kombes Kabur |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.