CFD Palembang

CFD Sudirman-Ampera Dongkrak Omzet UMKM Palembang hingga 100 Persen

Kehadiran Zona Khusus UMKM di Jalan Masjid Lama membuat para pedagang meraup kenaikan omzet hingga 100 persen dibanding hari biasa.

Tayang:
Penulis: Syahrul Hidayat | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Syahrul Hidayat
CFD - Pengunjung Car Free Day Sudirman- Ampera-Flyover Jakabaring menikmati menu kuliner di Zona Khusus UMKM Car Free Day Palembang di Jalan Masjid Lama, Minggu (31/5/2026). Dampak dari CFD bagi pelaku kuliner meningkatkan pendapatan mereka. Makanan khas Palembang maupun kekinian laris manis dibeli pengunjung CFD. 
Ringkasan Berita:
  • Aktivitas Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Ampera dan Flyover Jakabaring mendongkrak perekomonian UMKM Lokal
  • Kehadiran Zona Khusus UMKM di Jalan Masjid Lama membuat para pedagang meraup kenaikan omzet hingga 100 persen dibanding hari biasa.
  • Saat ini, terdapat sekitar 60 pelaku UMKM yang menempati zona khusus tersebut.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Aktivitas Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Ampera dan Flyover Jakabaring, Minggu (31/5/2026), berhasil mendongkrak perekonomian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. 

Kehadiran Zona Khusus UMKM di Jalan Masjid Lama membuat para pedagang meraup kenaikan omzet hingga 100 persen dibanding hari biasa.

Yudi (48), pemilik Al Hijrah Kopi, mengungkapkan bahwa lonjakan omzet berkisar antara 50 hingga 100 persen ini dipicu oleh jumlah pengunjung CFD yang terus meningkat setiap pekannya. 

Menurutnya, area ini kini menjadi sarana promosi yang sangat efektif bagi produk lokal. 

CFD - Pengunjung Car Free Day Sudirman- Ampera-Flyover Jakabaring menikmati menu kuliner di Zona Khusus UMKM Car Free Day Palembang di Jalan Masjid Lama, Minggu (31/5/2026). Dampak dari CFD bagi pelaku kuliner meningkatkan pendapatan mereka. Makanan khas Palembang maupun kekinian laris manis dibeli pengunjung CFD.
CFD - Pengunjung Car Free Day Sudirman- Ampera-Flyover Jakabaring menikmati menu kuliner di Zona Khusus UMKM Car Free Day Palembang di Jalan Masjid Lama, Minggu (31/5/2026). Dampak dari CFD bagi pelaku kuliner meningkatkan pendapatan mereka. Makanan khas Palembang maupun kekinian laris manis dibeli pengunjung CFD. (Sripoku.com/Syahrul Hidayat)

Hal senada juga dirasakan oleh pedagang lainnya, seperti Febri (penjual telur gulung) dan Linda (penjual dimsum), yang mengaku diuntungkan oleh konsep zona kuliner yang terpusat.

Koordinator Lapangan Zona UMKM CFD, Jimmy, menjelaskan bahwa peningkatan transaksi ini merupakan hasil dari penataan kawasan yang telah berjalan selama empat pekan. 

Saat ini, terdapat sekitar 60 pelaku UMKM yang menempati zona khusus tersebut.

"Semua UMKM yang berjualan di zona ini telah melalui proses kurasi dari komunitas kuliner sebagai mitra kami, dan memiliki legalitas usaha, termasuk sertifikasi halal. Mereka juga merupakan mitra Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palembang," ujar Jimmy, Minggu (31/5/2026).

Para pelaku usaha yang terlibat saat ini bernaung di bawah lima komunitas mitra, yaitu Gapehamm Palembang, PPJI, Asosiasi Pengusaha Pempek, KKM, dan WPMI. 

Zona khusus ini beroperasi setiap hari Minggu mulai pukul 05.30 WIB hingga 09.00 WIB.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat dan dampak positif bagi ekonomi kerakyatan, pihak pengelola bersama pemerintah daerah kini tengah mengkaji rencana perluasan area UMKM hingga ke kawasan Simpang Jalan Jayaraya. 

Rencana rekayasa lalu lintas dan perluasan ini akan dimatangkan setelah peluncuran resmi (grand launching) CFD Palembang yang dijadwalkan pada 7 Juni 2026 mendatang.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved