Minta Orang yang Numpang di Rumahnya Pergi, Pria Paruh Baya di Palembang Malah Ditodong Parang

Minta pria yang menumpang di rumahnya pergi, seorang warga SU I Palembang malah ditodong parang. Ia memutuskan lapor polisi.

Editor: Refly Permana
Sripoku.com/Andi Wijaya
SURAT LAPORAN - Rifai memperlihatkan surat laporan terhadap seseorang yang mengancam dirinya, Jumat (9/4/2026). Hingga kini, terlapor belum pergi dari rumah milik Rifai. 
Ringkasan Berita:
  • Minta pria yang menumpang di rumahnya pergi, seorang warga SU I Palembang malah ditodong parang. Ia memutuskan lapor polisi.
  • "Jadi, saya kasih izin numpang di rumah itu karena kasihan. Hingga saat ini, sudah dua tahun dia di sana," kata pelapor.
  • Pelapor berharap kepada pihak kepolisian Polrestabaes Palembang, untuk segera menindaklanjuti laporan.

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - KGS Rifai (53) melapor ke Polrestabes Palembang pada Kamis (9/4/2026) setelah ditodong parang oleh pria berinisial Rd (30).

Dihubungi Sripoku.com Jumat (10/4/2026), warga Kecamatan SU I itu mengatakan terlapor sebenarnya tinggal di rumah miliknya.

"Jadi, kami minta secara baik-baik untuk ia meninggalkan rumah itu, tetapi kami malah ditodong parang dan diancam," kata Rifai.

Awal mula tinggal di sana, Rifai menceritakan, terlapor tidak punya tempat tinggal.

Baca juga: Diancam dengan Pistol, Mahasiswa di Palembang Pasrah iPhone 11 Dirampas Begal, Modus Tanya Alamat

Keluarga terlapor juga tidak mau hidup bersama terlapor di rumah yang sama.

"Jadi, saya kasih izin numpang di rumah itu karena kasihan. Hingga saat ini, sudah dua tahun dia di sana," kata Rifai.

Rifai berharap kepada pihak kepolisian Polrestabaes Palembang, untuk segera menindaklanjuti laporan.

Yang lebih mengejutkan lagi, terlapor yang hanya berstatus menumpang tinggal justru diduga telah menguasai rumah tersebut.

Tak hanya itu, sejumlah barang milik korban di dalam rumah disebut-sebut telah dijual oleh terlapor.

“Padahal dia hanya numpang, tapi sekarang malah menguasai rumah. Barang-barang saya juga sudah banyak yang dijual,” katanya.
 
Bahkan kami sekarang tinggal menumpang ditempat keluarga korban yang lain.

"Terpaksa pak saya laporkan. Karena sudah membuta saya terancam. Dia ini numpang tinggal di sini. Dan agar laporan ini segera ditindaklanjuti," harapnya.

Baca juga: Dua Kepala Daerah di Jabar Viral, Wali Kota Bekasi Diancam Golok, Wawako Bogor Dituding Pencitraan

KA SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa, membenarkan adanya laporan korban terjadi pengancaman.

"Terkait laporan ini tentunya langsung ditindaklanjuti oleh petugas. Dan kami juga kami berkoordinasi dengan anggota bhabinkamtibmas Polsek untuk mendatangi TKP," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved