Berita Palembang

Modus untuk Urusan Kerja, Motor IRT di Palembang Digelapkan oleh Pegawai Ayam Geprek

Nita (42), melaporkan dugaan penggelapan motor milikinya ke Polrestabes Palembang, Jumat (15/5/2026).

Tayang:
Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Andi Wijaya
PENGGELAPAN MOTOR- Nita (42), melaporkan dugaan penggelapan motor milikinya ke Polrestabes Palembang, Jumat (15/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Seorang warga Sukarami, Palembang, melapor ke Polrestabes Palembang setelah motor miliknya diduga digelapkan oleh pria berinisial RZ
  • Pelaku meminjam motor dengan alasan mengantar uang penjualan dan karena sudah dikenal sebagai karyawan toko sebelah, korban tidak menaruh curiga
  • Setelah membawa motor Honda PCX, pelaku tidak kembali dan nomor teleponnya tidak lagi aktif

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Nita (42), melaporkan dugaan penggelapan motor milikinya ke Polrestabes Palembang, Jumat (15/5/2026).

Warga Jalan Sukarela Pertama, Kecamatan Sukarami, Palembang itu mengaku motornya dibawa kabur oleh seseorang yang telah dikenalnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 8 Mei 2026 sekitar pukul 16.00 WIB di toko milik korban yang berada di Jalan Datuk M Akib, Kelurahan 23 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang.

Menurut keterangan korban, terlapor berinisial RZ datang ke toko dan bertemu dengan anak korban.

Saat itu, RZ meminjam sepeda motor dengan alasan hendak mengantarkan uang hasil penjualan ke pemilik usaha ayam geprek.

“Awalnya dia datang ke toko dan bertemu anak saya. Dia bilang mau mengantar uang penjualan ke pemilik ayam geprek,” ujar Nita kepada petugas.

Karena pelaku merupakan karyawan di toko sebelah dan sudah dikenal baik oleh keluarga korban, anak korban akhirnya meminjamkan motor tersebut.

“Karena sudah kenal dan kerja di sebelah toko, jadi kami tidak curiga,” katanya.

Namun hingga malam hari, motor tersebut tidak kunjung dikembalikan. Korban juga mengaku tidak bisa lagi menghubungi terlapor karena nomor teleponnya sudah tidak aktif.

“Dari sore sampai malam kami tunggu, tapi dia tidak kembali. Nomor teleponnya juga sudah tidak aktif,” ungkapnya.

Akibat kejadian itu, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda PCX.

Korban berharap pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku dan menemukan kembali motornya.

Sementara itu, pihak Polrestabes Palembang membenarkan adanya laporan tersebut.

KA SPKT melalui petugas Pamapta, Ipda Tamia Rahmadhany, mengatakan laporan korban telah diterima dan akan ditindaklanjuti oleh Unit Ranmor Satreskrim.

“Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved