Berita Palembang

Waspada! Ada Orang yang Mengaku Wartawan Tribun Sumsel-Sriwijaya Post Minta-minta THR ke Pejabat

Sebelumnya ada orang-orang yang mengaku sebagai wartawan Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post yang meminta uang THR.

Editor: Welly Hadinata
TRIBUN SUMSEL
News Manager Tribun Sumsel-Sriwijaya Post ( Sripoku.com) Eko Adia Saputro 
Ringkasan Berita:
  • Manajemen Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post mengingatkan adanya oknum yang mengaku wartawan dan meminta THR kepada pejabat.
  • News Manager Eko Adia Saputro menegaskan pelaku bukan bagian dari redaksi.
  • Masyarakat diminta memverifikasi identitas wartawan karena Tribun Sumsel tidak pernah menugaskan wartawan meminta uang atau sumbangan.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Terkait adanya pencatutan nama wartawan Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post yang meminta uang Tunjangan Hari Raya (THR), Manajemen Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post (Sripoku.com) mengimbau para pejabat serta masyarakat di Sumatera Selatan (Sumsel) agar waspada.

Sebelumnya ada orang-orang yang mengaku sebagai wartawan Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post yang meminta uang THR.

Kejadian ini terjadi setelah beredar pesan WhatsApp yang dikirim kepada sejumlah pejabat di beberapa daerah yakni Musi Banyuasin, Banyuasin, Muara Enim, dan wilayah lainnya. 

Dalam pesan tersebut, pengirim mengaku sebagai bagian dari media Tribun Sumsel dan meminta bantuan uang dengan alasan THR Lebaran.

News Manager Sripo–Tribun Sumsel, Eko Adia Saputro, menegaskan bahwa orang yang mengirim pesan tersebut bukan bagian dari redaksi.

“Yang bersangkutan bukan wartawan Sripo maupun Tribun Sumsel,” tegas Eko, Kamis (12/3/2026).

Dalam pesan yang beredar, pengirim menggunakan nama Jumadi dan mengaku sebagai wartawan Tribun Sumsel. Ia meminta bantuan uang kepada pejabat dengan alasan untuk kebutuhan THR menjelang Lebaran.

Eko menegaskan bahwa manajemen Sripo–Tribun Sumsel tidak pernah menugaskan wartawannya untuk meminta uang, sumbangan, ataupun THR kepada pejabat, instansi, maupun pihak mana pun.

“Segala tindakan yang dilakukan pihak yang mengatasnamakan wartawan Tribun Sumsel atau Sriwijaya Post untuk meminta uang bukan merupakan tanggung jawab kami,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa setiap wartawan resmi Sripo–Tribun Sumsel dibekali kartu identitas (ID Card) dan namanya tercantum dalam boks redaksi di situs resmi media tersebut maupun pada koran cetak.

Selain itu, di setiap kabupaten dan kota di Sumatera Selatan, Sripo–Tribun Sumsel hanya menempatkan satu reporter.

Manajemen juga mengimbau pejabat maupun masyarakat agar melakukan verifikasi jika ada pihak yang mengaku sebagai wartawan dari media tersebut.

“Kami sangat menyayangkan tindakan oknum yang mencatut nama media untuk kepentingan pribadi karena dapat merugikan dan mencemarkan nama baik institusi,” pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved