Pemuda di Palembang Diculik dan Dikeroyok di Dalam Mobil, Terlapor Diduga Punya Dendam Lama

Seorang pemuda di Palembang, DP (21), mengaku sudah dikeroyok sejumlah orang di dalam mobil.

Tayang:
Editor: Refly Permana
Sripoku.com/Andi Wijaya
Kuasa hukum mewakili kliennya bikin laporan ke SPKT Polrestabes Palembang Jumat (27/2/2026). Menurutnya, kliennya sebagai korban yang sudah dianiaya oleh para terlapor. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pemuda di Palembang, DP (21), mengaku sudah dikeroyok sejumlah orang di dalam mobil.
  • Diduga, perkara ini masih ada kaitan dengan insiden yang terjadi 2024 silam.
  • Kala itu, korban melakukan perbuatan menyiram air keras kepada pihak yang saat ini dilaporkan ke polisi.

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang pemuda di Palembang, DP (21), mengaku sudah dikeroyok sejumlah orang di Jalan Pramuka, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 12.40.

Insiden ini kemungkinan besar terjadi karena DP pernah melakukan penyiraman air keras kepada pemuda lain inisial PC (22) pada akhir 2024 silam.

DP yang sempat menjadi buronan selama setahun kini sudah diamankan polsi.

Ia diserahkan oleh keluarga ke Mapolrestabes Palembang, Selasa (24/2/2025) sore.

Baca juga: Aksi IPTU Jumar Bolivar Keren & Viral, Nyamar Jadi Emak-emak Berdaster Tangkap Buronan di Musi Rawas

Kuasa hukum DP, Widodo, berharap laporan kliennya atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan diproses.

Iapun sudah resmi melaporkan itu ke SPKT Polrestabes Palembang pada Jumat (27/2/2026), siang.

Saat ini, DP masih menjalani penahanan di Polrestabes Palembang

Meski demikian, pihak kuasa hukum menegaskan bahwa dugaan tindakan pengeroyokan tetap harus diproses secara hukum.

“Status hukum seseorang tidak membenarkan adanya tindakan kekerasan. Kami meminta agar lima terlapor diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” harapnya.

Di hadapan petugas, Widodo menuturkan, peristiwa bermula saat kliennya diduga dikejar oleh lima orang terlapor.

Baca juga: 5 Tahun Sembunyi di Gunung Masurai, Inilah Buronan Sadis yang Paling Dicari Polisi Empat Lawang

Lalu kemudian ditangkap dan dimasukkan secara paksa ke dalam sebuah mobil.

“Di dalam mobil itu korban dipukuli secara bersama-sama oleh para terlapor,” ungkapnya. 

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka memar di pelipis kanan dan kiri, memar di seluruh bagian wajah, serta mata kanan berdarah.

“Luka yang dialami cukup serius, terutama di bagian wajah dan mata. Ini tindakan kekerasan yang tidak bisa ditolerir,” tegasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved