Ramadan 2026
Bacaan Doa Qunut Subuh, Lengkap Arab, Latin dan Tata Cara Membacanya
Doa Qunut merupakan doa yang dibaca dalam shalat Subuh pada rakaat terakhir setelah ruku’ (i’tidal).
Ringkasan Berita:
- Doa Qunut dibaca saat shalat Subuh pada rakaat terakhir setelah ruku’ sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT
- Hukumnya sunnah menurut mazhab Syafi’i dan Maliki, bahkan sunnah muakkad menurut Imam Nawawi
- Terdapat dua versi bacaan (pendek dan panjang) serta tata cara khusus seperti mengangkat tangan saat berdoa
SRIPOKU.COM- Doa Qunut merupakan doa yang dibaca dalam shalat Subuh pada rakaat terakhir setelah ruku’ (i’tidal). Dalam momen tersebut, seorang hamba berdiri menghadap Allah SWT seraya memohon petunjuk, perlindungan, rahmat, dan keberkahan dalam kehidupannya.
Doa ini menjadi ungkapan ketundukan dan harapan seorang muslim agar dijauhkan dari berbagai musibah serta diberi kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Hukum Membaca Doa Qunut Subuh
Menurut mazhab Syafi’i dan Maliki, membaca doa Qunut saat shalat Subuh hukumnya sunnah.
Dalam kitab Al-Fiqh ‘ala al-Madzahib al-Khamsah karya Muhammad Jawad Mughniyah, disebutkan bahwa qunut Subuh termasuk amalan sunnah.
Sementara itu, Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menghukumi bacaan doa Qunut sebagai sunnah muakkad (sunnah yang sangat dianjurkan).
Salah satu hadis yang menjadi dasar kesunahan membaca doa Qunut Subuh diriwayatkan oleh Anas bin Malik:
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ مَا زَالَ رَسُولُ اللهِ يَقْنُتُ فِي الْفَجْرِ حَتَّى فَارَقَ الدُّنْيَا
Artinya: “Diriwayatkan dari Anas bin Malik, ia berkata, ‘Rasulullah SAW senantiasa membaca qunut ketika shalat Subuh sehingga beliau wafat.’” (HR Ahmad)
Bacaan Doa Qunut dan Artinya
Berikut bacaan doa Qunut versi pendek dan panjang yang dapat dihafalkan.
1. Bacaan Doa Qunut Pendek
Arab
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِيَ وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Latin
Allaahummah dinii fii man hadaits, wa ‘aafiinii fii man ‘aafaits, wa tawallanii fii man tawallaits, wa baarik lii fii maa a’thaits, wa qi nii syarra maa qadlaits, fa innaka taqdli wa laa yuqdlaa ‘alaik, wa innahuu laa yadzillu man waalaits, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalaits.
| Sehari Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kue Rp 5 Ribu Jadi Primadona di Pasar 10 Ulu Palembang |
|
|---|
| 4 Jenis Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan, Pertanda Doa Diijabah dan Dosa Digugurkan oleh Allah Swt |
|
|---|
| Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke-29: Meraih Pahala Setara Seribu Haji Mabrur |
|
|---|
| Ramadan Segera Berakhir: Momen Terakhir Memaksimalkan Ibadah dan Introspeksi Diri |
|
|---|
| Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke-28: Mengangkat Derajat di Surga yang Tertinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ILUSTRASI-DOA-QUNUT-111.jpg)