Berita Wilayah
Adu Tajir Palembang vs 'Raja' Ekonomi Banten 2025, Siapa Paling Makmur?
Persaingan ekonomi antarwilayah di Indonesia semakin kompetitif memasuki tahun 2025.
Penulis: Yandi Triansyah | Editor: Yandi Triansyah
Ringkasan Berita:
SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Persaingan ekonomi antarwilayah di Indonesia semakin kompetitif memasuki tahun 2025.
Salah satu perbandingan yang menarik perhatian adalah performa ekonomi Kota Palembang jika disandingkan dengan deretan kabupaten dan kota di Provinsi Banten, yang dikenal sebagai salah satu pusat industri dan jasa terbesar di Indonesia.
Berdasarkan rilis data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, angka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menunjukkan peta kekuatan ekonomi yang cukup kontras antara ibu kota Sumatera Selatan dengan wilayah penyangga Jakarta tersebut.
PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) adalah total nilai tambah bruto barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu wilayah geografis (provinsi/kabupaten/kota) selama periode tertentu (biasanya satu tahun). PDRB mengukur kinerja ekonomi daerah, baik melalui pendekatan lapangan usaha maupun pengeluaran.
Berikut perbandingan PDRB Palembang dengan sejumlah kabupaten kota di Banten seperti dikutip dari data BPS, Sabtu (14/2/2026).
Palembang: Sang Jawara dari Sumatera
Kota Palembang terus menunjukkan dominasinya di Pulau Sumatera.
Dengan basis ekonomi yang kuat pada sektor perdagangan, industri pengolahan, dan jasa, PDRB per kapita Palembang pada 2025 tercatat berada di angka yang signifikan.
Sebagai pusat logistik di Sumatera Bagian Selatan, Palembang berhasil mempertahankan daya saingnya di tengah tantangan ekonomi global.
PDRB Palembang pada 2025 pada triwulan III sebesar Rp 57,498 triliun.
Kota Tangerang
Masih menjadi primadona dengan PDRB yang sangat tinggi berkat keberadaan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan sektor jasa yang masif.
Pada triwulan III 2025 Kota Tangerang mencatatkan PDRB sebesar Rp 60,620 triliun.
Kota Cilegon
Jika bicara soal "adu kaya" secara statistik, Cilegon mengandalkan kepadatan industri baja dan petrokimia yang membuat nilai tambah ekonomi per penduduknya melonjak drastis.
Pada triwulan III 2025 PDRB Cilegon mencatatkan sebesar Rp 37,318 triliun.
Kabupaten Tangerang
Mengandalkan kawasan industri manufaktur yang luas, menjadikannya raksasa ekonomi yang setara dengan kota-kota besar di Jawa.
PDRB Tangerang pada triwulan III tahun 2025 sebesar Rp 50,032 triliun.
| 5 Kabupaten Kota Termaju di Tanah Minang, Ketika Jam Gadang Membayangi Dominasi Kota Bengkuang |
|
|---|
| 5 Kabupaten Kota Termaju di Sumatera Utara, Paris Van Sumatra hingga Kota Rambutan |
|
|---|
| 5 Kota Kabupaten Termaju di Jawa Timur, Kota Pahlawan Memimpin, Ponorogo Beri Kejutan |
|
|---|
| Bukan Semarang, Ini 5 Kabuten Kota Termaju di Jawa Tengah, Solo Puncaki Daftar |
|
|---|
| 5 Kota Kabupaten Termaju di Jawa Barat, Kota Kembang Melaju Paling Depan di Tanah Pasundan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Panduan-naik-LRT-Palembang.jpg)