Berita Palembang

Supir Truk Minta Perbanyak Pompa Pengisian Solar di SPBU, Khawatir Saat Melintasi Palembang

Masyarakat di Sumatera Selatan khususnya Palembang resah  terhadap antrean mobil truk yang menutup toko saat antrean pengisian solar.

Tayang:
Penulis: Angga | Editor: tarso romli
Sripoku.com/Angga
ANTREAN BBM - Suasana antrian solar di di Jalan Soekarno Hatta, Palembang, pada Senin (1/12/2025) Supir truk minta perbanyak pompa pengisian bahan bakar solar di setiap SPBU. 

Ringkasan Berita:
  • Para supir truk berharap pompa pengisian sola diperbanyak di setiap SPBU
  • Para supir mengeluh lamanya antrean saat hendka mengisi solar di SPBU
  • Para supir truk luar Sumsel mengaku khawatir saat hendak melintasi Kota Palembang karena kasus pemalak membunuh supir di Simpang Macan Lindungan Palembang

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Keresahan masyarakat di Sumatera Selatan khususnya di Palembang,  terhadap mobil truk yang antrean saat pengisian bahan bakar solar karena menutup toko membuat sepi pembeli menjadi perbincangan hangat.

Pasalnya sopir truk harus mengantri lama untuk bisa mengisi bahan bakar Solar, bahkan harus menunggu berjam jam agar bisa melanjutkan perjalanan kembali.

Tidak hanya rentetan truk yang berjejer namun terlihat di SPBU Jalan Soekarno Hatta juga ada mobil pribadi yang ikut mengantre untuk membeli bahan bakar solar hingga menambah rentetan panjangnya antrean.

Salah satu pengendara mobil truk yang bermuatan yang hendak membawa ke Jakarta, Rusmadi (46) mengungkapkan jika ini telah lama dialami oleh kalangan sopir baik provinsi maupun di luar Sumatera.

Ia telah 15 tahun menjadi sopir dan telah melintasi berbagai daerah mengungkapkan jika di beberapa daerah juga sering terjadi pengantrean solar.

Masalah ini haus dialami sopir truk maupun tronton hingga harus menunggu lama untuk kembali melanjutkan perjalanannya.

“Sudah satu jam setengah di sini tapi masih setengah jalan untuk pengisian solar ini,” ungkap Rusmadi saat dijumpai di lokasi pada Senin (1/12/2025) sore.

SPBU Soekarno Hatta memang tidak menganggu pedagang untuk menutupi tokonya namun, membludaknya antrean untuk pengisian bahan bakar minyak di SPBU membuatnya berharap akan adanya tambahan Pompa untuk pengisian Solar dan Bio Solar agar pengendara lebih cepat. 

“Ini biasanya ada 2 ya, kalau bisa ditambah 2 lagi pompa solarnya agar truk dan mobil pribadi di sini jadi cepat juga pengisiannya, karena terkadang 1 truk saja bisa setengah jam untuk mengisi,” harapnya.

Namun hal yang berbeda dialami oleh Zulkifli (45) yang khawatir jika masih ada di Palembang saat malam pasalnya berita tentang pemalakan hingga pembunuhan di Macan Lindungan telah sampai ke telinga para sopir truk lintas Sumatera.

“Khawatir saya lewat di Palembang saat mala, karena kabar pemalakan itu sudah biasa dari kami kalangan sopir tapi sampai membunuh itu benar-benar sadis, kita cari uang sampai keluar kota namun harus meninggal di kota orang lain karena pemalakan,” tegas sopir yang dipanggil Zul ini pada Senin (1/12/2025) sore.

Zul juga berharap adanya penambahan pompa solar di setiap daerah agar kekhawatiran dari para sopir truk saat melintasi Palembang berkurang.

Ia berharap peristiwa pembunuhan tidak kembali terjadi karena ditusuk oleh pemalak pada malam hari.

“Saat masih di Palembang saya usahakan untuk cepat masuk tol sebelum malam agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” tutupnya.

Simak berita menaik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.

Baca juga: 102 Masyarakat Klaim Kepemilikan Lahan di Pembangunan Pelabuhan Samudera Tanjung Carat

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved