Sosok Lurah Ario Kemuning
Sosok Lurah Ario Kemuning: Jemput Bola Urus Data Warga Agar Dapat Bansos Pemerintah
Sososk M Yusuf Ermedi MSi telah mengabdi di Kelurahan Ario Kemuning Kecamatan Kemuning Kota Palembang selama 22 tahun dan jabat Lurah 12 tahun.
Penulis: Hartati | Editor: tarso romli
Warga dapat mengurus perubahan data Kartu Keluarga, penambahan anggota keluarga baru, perbaikan data kependudukan, serta perubahan alamat pada KTP dan KK.
"Semuanya bisa dilakukan di lokasi kegiatan tanpa harus datang langsung ke kelurahan, kecamatan, ataupun ke dinas terkait," ujar Yusuf.
Dengan konsep ini, Posyandu Terpadu diharapkan benar-benar hadir di tengah masyarakat dan memudahkan warga mengakses layanan pemerintah hanya dari lingkungan tempat tinggal mereka.
Ke depan, pelaksanaan Posyandu terpadu tetap akan berlangsung di rumah para Ketua RT, dengan jadwal rutin tujuh kali dalam sebulan, yang nantinya akan diumumkan mengenai lokasi dan waktu pelaksanaannya.
Melalui layanan ini, Yusuf berharap pengaduan, aspirasi, dan kebutuhan warga dapat terserap dengan baik serta ditindaklanjuti langsung di tempat, sehingga efektivitas pelayanan publik di Kelurahan Ario Kemuning semakin meningkat dan tepat sasaran.
Yusuf juga terus memperjuangkan agar kantor Lurah Ario Kemuning nantinya punya tempat sendiri sebab saat ini kantor lurah itu masih menumpang di bangunan dan lahan aset Pemerintahan Provinsi Sumsel.
Tanah dan bangunan itu masih tergabung dalam aset sekolah luar biasa Karya Ibu.
"Saat ini statusnya masih aset Pemprov Sumsel dan sistem pinjam pakai, kita berjuang agar ke depan bisa punya bangunan sendiri sehingga bisa meningkatkan layanan ke masyarakat lebih nyaman lagi," tutup Yusuf.
Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.
Baca juga: Modus Menolong Sopir Truk Pecah Ban, Empat Pemuda Keroyok Sopir dan Ambil Barang Berharga
| Pascalebaran Iduladha, Harga Daging Ayam di Pasar Pulau Mas Empat Lawang Rp40 Ribu per Kilogram |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Asyik Live TikTok, Pemuda di Mesuji OKI Tewas Tertembak Senpi Rakitan Rekannya |
|
|---|
| Petani OKU Timur Tak Tenang Walau Harga Gabah Tinggi, Hama dan Cuaca Mengancam |
|
|---|
| Tak Kunjung Diperbaiki, Komunitas Sopir Truk di Empat Lawang Patungan Timbun Jalan Rusak |
|
|---|
| Harga Cabai Rawit di Kayuagung Ogan Komering Ilir Tembus Rp80 Ribu per Kilogram |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/M-Yusuf-Ermidi.jpg)