Mengenal Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Simpan Banyak Peninggalan dan Wawasan Sejarah Palembang
Museum Sultan Mahmud Badaruddin berlokasi tidak jauh dari kawasan Benteng Kuto Besak (BKB).
SRIPOKU.COM - Salah satu museum yang ada di Kota Palembang adalah Museum Sultan Mahmud Badaruddin II.
Museum Sultan Mahmud Badaruddin berlokasi tidak jauh dari kawasan Benteng Kuto Besak (BKB).
Berjarak sekitar dua kilometer dari Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera), dan pintu masuk museum yang menghadap ke Sungai Musi dan Jembatan Ampera.
Pengertian museum secara sederhana dapat dikatakan sebuah tempat yang digunakan untuk menyimpan beragam barang ataupun peninggalan sejarah masa lalu.
Sedangkan berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. 19 Tahun 1995, museum adalah lembaga, tempat penyimpanan, perawatan, pengamanan dan pemanfaatan benda-benda bukti materiil hasil budaya manusia serta alam dan lingkungannya guna menunjang upaya perlindungan dan pelestarian kekayaan budaya bangsa.
Baca juga: Mengenal Monpera Palembang, Bangunan Bersejarah Jadi Saksi Bisu Perang 5 Hari 5 Malam di Kota Pempek
Museum SMB II menyimpan banyak peninggalan dan wawasan sejarah, mengenai Kerajaan Sriwijaya hingga Kesultanan Palembang Darussalam.
Untuk setiap kali masuk Museum SMB II, pengunjung cukup membayar tiket seharga, Rp.1.000 untuk anak-anak , Rp. 2.000 pelajar/mahasiswa, Rp. 5.000 untuk umum dan Rp. 20.000 untuk wisatawan mancanegara.
Museum SMB II buka setiap hari, pada hari libur nasional, museum ini akan jauh lebih ramai oleh pengunjung, baik dalam kota maupun luar Kota Palembang.
Arsitektur Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang
Bangunan Museum SMB II, mengadaptasi arsitektur negara Eropa, dengan panjang bangunan sekitar 32 meter, lebar sekitar 22 meter dan tinggi sekitar 17 meter.
Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, memiliki dua lantai, dimana lantai pertama sebagai tempat pembelikan tiket masuk dan pusat informasi museum.
Mengutip dari laman Sripoku.com, Abisofyan, Tour Guide Museum SMB II menjelaskan selama puluhan tahun menjadi tour guide di Museum SMB II.
Baca juga: MENGENAL Pasar Burung Palembang, Pusatnya Perdagangan Berbagai Jenis Hewan Peliharaan di Kota Pempek
Selain wisatawan lokal, nasional, bahkan wisatawan internasional seperti dari Jepang, Cina, Australia banyak yang datang untuk mengetahui sejarah Kota Palembang.
“Pengunjung dapat melihat koleksi peninggalan sejarah, tidak hanya peninggalan Kesultanan Palembang, tapi juga banyak peninggalan Kerajaan Sriwijaya,” ujarnya.
Pada lantai kedua setidaknya ada tujuh ruangan di dalam museum, yang masing-masing ruangan berisi berbagai macam peninggalan, berisi sekitar 700 koleksi benda bersejarah, mulai dari replika Prasasti, gambaran silsilah kesultanan Palembang Darussalam, lukisan kondisi area perairan Sungai Musi dan sekitarnya, baju adat, keris-keris, hingga singgasana pengantin khas Palembang yang masih dipakai hingga kini.
Museum Sultan Mahmud Badaruddin II
Museum Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II)
Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang
| Palembang dalam Bingkai Kartu Pos, Pameran Balwana 2025 Hadirkan Rekam Jejak Kota Palembang |
|
|---|
| Peran Jamkrindo Dukung Perekonomian Nasional, Wujudkan UMKM Maju dan Serap Banyak Tenaga Kerja |
|
|---|
| Pol PP Pertebal Pengamanan Titik- titik Destinasi Wisata di Kota Palembang |
|
|---|
| Ribuan Masyarakat Padati Arena Festival Sungai Musi 2025 di Plaza BKB Palembang |
|
|---|
| Lokasi Parkir Nonton Pertunjukan Drone dan LED Vision di BKB Palembang Nanti Malam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Potret-Museum-Sultan-Mahmud-Badaruddin-II.jpg)