Berita Palembang

Pol PP Pertebal Pengamanan Titik- titik Destinasi Wisata di Kota Palembang

Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Palembang akan melakukan penebalan personil untuk pengamanan obejk wisata yang ada di Palembang.

Tayang:
Penulis: Arief Basuki | Editor: tarso romli
sripoku.com/arief Basuki
KEAMANAN OBJEK WISATA - Plt Kasat Pol PP Palembang Herison memimpin rapat koordinasi terkait pengamanan objek wisata yang ada di Kota Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Buntut viralnya  juru parkir (Jukir) liar, yang mengutip uang parkir tidak sesuai kepada masyarakat, yang berkunjung ke destinasi wisata di Palembang seperti Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) setempat akan melakukan penebalan personil untuk pengamanan. 

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kasat Pol PP Palembang Herison, pihaknya juga akan melakukan kerjasama dengan pihak kepolisian. 

"Sesuai hasil rapat evaluasi dipimpin pak Walikota, dalam waktu dekat kami juga akan melakukan MoU dengan Kapolrestabes Palembang, dan instansi terkait, berkaitan dengan pengamanan, " kata Herison. 

Diterangkannya untuk sistem pengamanan di BKB Palembang itu sendiri, selama ini sudah ada posko terpadu dan dijaga personil secara bergantian. 

"Dari Satuan Pol PP yang selama ini ada posko disana, akan dipertebal lagi personilnya, keterkaitan pengamanan BKB, dan kami juga sudah berkoordinasi dengan Dishub (Dinas Perhubungan) terkait dengan parkir. Itu ada MoU dengan pihak ketiga dengan Dishub, kami meminta penekanan keterkaitan menjaga keamanan dan ketertiban parkir dikawasan kita, " jelasnya. 

Ia pun menerangkan selama ini personil Sat Pol PP yang berada di Posko terpadu itu, berjaga selama 24 jam. 

"Pengamanan pastinya akan dilakukan selama 24 jam, " ucapnya. 

Ditambahkan Herison, berkaitan dengan oknum Jukir yang ada, pihaknya akan melihat aturan yang ada dan akan menindak sesuai tupoksi yang ada. 

"Pastinya, akan kami berikan sanksi sesuai aturan, kalau ada pidananya akan kami serahkan ke Polrestabes Palembang, apabila ada pelanggaran Perda (Peraturan Daerah) akan kami tindak sesuai aturan yang ada, " tegas Herison. 

Dilanjutkannya, selain BKB pihaknya juga akan mempertebal pengamanan di destinasi wisata lainnya di Palembang, sehingga bisa memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang datang. 

"BKB salah satu pelajaran bagi kami, dan InsyaAllah tempat lainnya destinasi di Palembang akan dilakukan pengetatan pengamanan. Contoh di Kambang Iwak jadi atensi dan tempat wisata lainnya, akan dilakukan pengamanan, " tukasnya. 

Sementara Dinas Perhubungan (Dishub) kota Palembang memastikan, pihanya telah menindaklanjuti apa yang sudah menjadi atensi dari Walikota Palembang, khususnya soal jukir yang ada. 

Kepala bidang Wasdalops Lalin Dishub kota Palembang  Ak. Julyanzah, SP, Msi berharap peran aktif dari masyarakat, agar bisa ditindak oleh jajarannya. 

Mengingat dalam pungutan parkir sudah jelas dilakukan secara online yang dilakukan pihak ketiga, dan ada struk parkirnya, di kawasan BKB tidak ada Jukir liar. 

"Apabila ada yang mengaku sebagai petugas (pungut parkir), laporkan langsung ke Posko terpadu karena disitu ada, dimana ada Sat Pol PP, Dishub dan langsung ditindak," pungkasnya. 

Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved