Berita Ogan Ilir
Trotoar dan Drainase Dibangun di Indralaya Utara, Diharapkan Jadi Solusi Banjir dan Kemacetan
Beberapa warga berharap agar pembangunan ini benar-benar selesai tepat waktu dan hasilnya bisa dinikmati dalam jangka panjang.
(Ditulis oleh Ulima Jessica, Semester 3, Jurusan Ilmu Hukum, Universitas Sriwijaya)
SRIPOKU.COM, INDRALAYA -- Pemkab Ogan Ilir resmi memulai pembangunan trotoar dan drainase di jalur Terminal-Simpang Pancasila–Simpang Unsri.
Proyek ini dimulai sejak 10 Juni 2025 dan ditargetkan rampung dalam waktu 180 hari kerja.
Pembangunan ini menjadi langkah strategis untuk mengatasi banjir dan kemacetan yang sering terjadi di kawasan tersebut.
Drainase yang dibangun bertujuan untuk memperlancar aliran air saat hujan, mengingat wilayah ini kerap mengalami genangan meski hujan hanya sebentar.
Genangan air yang tidak tertangani selama ini disebut menjadi penyebab utama kemacetan, terutama di jam sibuk.
Dengan sistem drainase yang lebih baik, diharapkan lalu lintas menjadi lebih lancar dan lingkungan lebih tertata.
Selain drainase, trotoar juga dibangun di sepanjang jalur tersebut untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pejalan kaki.
Selain itu, kawasan ini dikenal sebagai jalur padat aktivitas, terutama oleh mahasiswa dan mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) yang sering berjalan kaki menuju kampus.
Trotoar yang rapi dan aman akan sangat membantu mobilitas mereka serta mengurangi risiko kecelakaan.
Menurut Agus, mandor proyek yang bertugas di lapangan, pembangunan ini dikerjakan oleh kontraktor yang telah ditunjuk dan siap bekerja secara maksimal.
Warga sekitar pun menyambut baik proyek ini karena sudah lama mengeluhkan kondisi jalan yang rawan banjir dan tidak ramah bagi pejalan kaki.
Beberapa warga berharap agar pembangunan ini benar-benar selesai tepat waktu dan hasilnya bisa dinikmati dalam jangka panjang.
Mereka juga berharap agar kualitas pekerjaan dijaga agar tidak cepat rusak.
Dengan adanya pembangunan trotoar dan drainase ini, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur dan kenyamanan publik.
| 460 UMKM Isi 29 Rest Area di Sepanjang JTTS, Sewa Tenant Dapat Diskon 50 Persen |
|
|---|
| Warga Tambang Rambang Ogan Ilir Tuntut Pengembalian 1.200 Hektare Lahan yang Dikuasai Perusahaan |
|
|---|
| Pasar Tanjung Raja Ogan Ilir Terendam Banjir, Pedagang Desak Pemkab Turun Tangan |
|
|---|
| Sempat Minta Dibelikan Susu, Abdul Kadir Meninggal Tersengat Listrik saat Pasang Tiang Lampu Jalan |
|
|---|
| Breaking News: Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Tiang Lampu Jalan di Tanjung Batu OI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/PEMBANGUNAN-DRAINASE-DI-OGAN-ILIR-2.jpg)