'Aku Pisau Dia Parang', Motif Perantau Asal Ogan Ilir Tikam Warga Banyuasin di Mentok Bangka Barat

Terkuak motif pertikaian sesama perantau asal Sumsel di Mentok, salah satu pihak tewas dan pihak lainnya sudah ditangkap polisi.

Editor: Refly Permana
Bangkapos.com/Riki Pratama
DITANGKAP -- Ju (49), tersangka kasus penikaman yang menewaskan Heri, sudah berhasil ditangkap. Inilah momen ketika dirinya ditanya awak media di Mapolres Bangka Barat, Selasa (19/8/2025) 

SRIPOKU.COM - Pelaku penikaman di Kampung Sidorejo, Kecamatan Mentok pada Sabtu (17/8/2025) malam sudah berhasil ditangkap keesokan harinya.

Pria berinisial Ju menikam pria yang baru ia kenal tiga hari karena perkara uang hilang.

Selain sama-sama perantau dari Sumatera Selatan, Ju dan korban bernama Heri juga tinggal berdekatan di lokasi kejadian.

Mengutip Bangkapos.com, Ju yang dihadirkan dalam gelar perkara pada Selasa (19/8/2025) mengatakan ia bertanya kepada korban perihal uangnya yang hilang.

Namun, korban tidak mengaku sehingga terjadilah cekcok mulut.

Baca juga: PENYESALAN Datang Terlambat, Kisah Tiga Hari Pertemanan Warga Sumsel Berujung Maut di Mentok Bangka

"Saat itu aku bawa pisau, dia bawa parang," kata Ju, yang merupakan perantau asal Kabupaten Ogan Ilir.

Lantaran sama-sama emosi, terjadilah perkelahian dimana senjata yang dibawa Ju berhasil mengenai punggung korban.

Rekaman CCTV yang viral di media sosial memperlihatkan korban Heri berlarian keluar rumah dengan hanya memakai handuk.

Saat itu, korban yang aslinya berasal dari Kabupaten Banyuasn sudah ditikam dan senjata masih melekat di tubuhnya.

Tersangka mengaku baru kenal dengan korban, selama tinggal di Mentok Bangka Barat.

"Dia tahu buka kunci rumah ku, kawan tiga hari baru kenal, bekerja TI," lanjutnya.

Atas kejadian itu, tersangka mengaku menyesalinya. Terutama ketika tahu korban yang ia tikam meninggal dunia.

"Menyesal," kata Ju sembari menangis.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, menyebut dari hasil pemeriksaan, motif penikaman yang mengakibatkan Heri meninggal dunia dipicu persoalan uang. 

Baca juga: Pria Asal Banyuasin Ditikam Perantau Asal Ogan Ilir di Mentok Bangka Barat, Dieksekusi Depan Rumah

Empat hari sebelum kejadian, ada miskomunikasi antara pelaku dan korban.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved