Pegawai BPS Haltim Dibunuh

PERMINTAAN TERAKHIR Tiwi Pegawai BPS Sebelum Tewas Dibunuh Hanafi, Minta Makamnya Ditanami Bunga

Pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Halmahera Timur, Maluku Utara itu sempat menuliskan pesan jika ia meninggal dunia.

Tayang:
Editor: Fadhila Rahma
Kolase Tribun Ternate, Facebook Dwi Mb, ist
PEMBUNUHAN PEGAWAI BPS - Foto Almira (kiri), korban Tiwi (tengah) dan pelaku Hanafi (kanan). Almira Fajriyati Marsaoly, istri dari Aditya Hanafi mengungkap prilaku aneh suami setelah melakukan pembunuhan terhadap rekan sesama pegawai BPS Halmahera Timur, Karya Listyanti Pertiwi alias Tiwi. 

SRIPOKU.COM - Kematian Karya Listiyanti Pertiwi (30), Pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Halmahera Timur, Maluku Utara menggemparkan publik.

Sebelum tewas, rupanya ia sempat memposting tulisan berisi pesan di akun media sosialnya sebelum tewas dibunuh rekan kerjanya, Aditya Hanafi (27).

Pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Halmahera Timur, Maluku Utara itu sempat menuliskan pesan terakhir jika ia meninggal dunia.

Wanita yang akrab disapa Tiwi itu juga sempat memposting tulisan tiga hari sebelum tewas. 
 
Bahkan ia juga pernah beberapa kali membicarakan soal kematian.

Baca juga: TERJAWAB Fakta Kematian Tiwi Pegawai BPS Haltim, Istri Hanafi Ngaku Curiga saat Pelaku Pamer Uang

Seolah pertanda, Tiwi meminta agar teman-temannya nanti menanam bunga di kuburannya.

Tiwi tewas dibunuh oleh Hanafi pada 19 Juli 2025 di rumah dinasnya, Halmahera Timur, Maluku Utara.

Hanafi merupakan rekan kerja sekaligus calon suami rekan satu rumah dinasnya, Almira Fajriyanti Marsaoly.

Tiwi diketahui merupakan gadis kelahiran Magelang, Jawa Tengah, yang bertugas di Halmahera Timur.

 

PEMBUNUHAN PEGAWAI BPS - Istri Aditya Hanafi, pelaku pembunuhan pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Halmahera Timur rupanya sempat mencurigai suaminya.
PEMBUNUHAN PEGAWAI BPS - Istri Aditya Hanafi, pelaku pembunuhan pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Halmahera Timur rupanya sempat mencurigai suaminya. (Kolase Ist dan Facebook Tribun Ternate)


Ia menempati rumah dinas berdua dengan Almira Fajriyanti Marsaoly, yang kini jadi istri Hanafi.

Hanafi membunuh Tiwi saat Almira pulang ke kampung halamannya di Ternate, untuk menyiapkan pernikahan mereka yang akan digelar pada 27 Juli 2025.

Pria itu diam-diam menyelinap ke rumah Dinas Tiwi dan Almira menggunakan kunci duplikat yang ia buat.

Sebelumnya Hanafi sempat menemui Tiwi untuk meminjam uang Rp 30 juta karena terlilit utang dan judi online.

Karena tak dipinjami, ia pun akhirnya merencanakan pembunuhan terhadap Tiwi.

Hanafi lalu membunuh Tiwi dan sempat menyembunyikan aksinya.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved