Kejagung Tangkap Bos Sritex di Solo

Daftar Aset Mewah PT Sritex Siap Dilelang, Ada Penampakan Alphard hingga Mercedes-Benz S350

Mobil-mobil tersebut merupakan bagian dari aset perusahaan yang kini tengah dalam proses kepailitan dan dijaga ketat oleh tim kurator.

Editor: pairat
TribunSolo.com/Anang Ma'ruf
DAFTAR ASET SRITEX - Penampakan Aset PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) yang akan dilelang atau dijual oleh pihak Kurator, Jumat (23/5/2025). Tim kurator yang menangani proses kepailitan perusahaan masih terus melakukan perawatan dan pemeliharaan aset, termasuk mesin-mesin pabrik. 

SRIPOKU.COM - Berikut daftar aset mewah PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) yang siap dilelang Juli mendatang.

Ada puluhan mobil mewah milik PT Sritex terlihat terparkir rapi di dalam Gedung Sritex 2. 

Mobil-mobil tersebut merupakan bagian dari aset perusahaan yang kini tengah dalam proses kepailitan dan dijaga ketat oleh tim kurator.

Dari pantauan TribunSolo.com di lokasi, tampak deretan kendaraan mewah dengan kondisi terawat, sebagian besar berwarna hitam.

Jenis-jenis mobil yang tersimpan di antaranya adalah Mercedes-Benz S350, Lexus, Toyota Alphard, serta berbagai merek dan tipe kendaraan premium lainnya.

KORUPSI KREDIT BANK - Mantan Direktur Utama dan Komisaris Utama PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Iwan Setiawan Lukminto saat digiring jaksa ke mobil tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka di Gedung Bundar Kejagung RI, Jakarta, Rabu (21/5/2025). Iwan Setiawan Lukminto disebut memanfaatkan dana kredit untuk membelikan sejumlah aset, antara lain pembelian tanah
KORUPSI KREDIT BANK - Mantan Direktur Utama dan Komisaris Utama PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Iwan Setiawan Lukminto saat digiring jaksa ke mobil tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka di Gedung Bundar Kejagung RI, Jakarta, Rabu (21/5/2025). Iwan Setiawan Lukminto disebut memanfaatkan dana kredit untuk membelikan sejumlah aset, antara lain pembelian tanah (Tribunnews.com/Fahmi Ramadhan)

Baca juga: Misteri Keuangan PT Sritex Awal Untung Rp1,24 T hingga Dinyatakan Pailit Dibongkar, Temui Hal Ganjil

Kurator Sritex, Denny Ardiansyah menjelaskan kendaraan-kendaraan tersebut memang disimpan secara khusus dalam ruangan tertutup demi menjaga nilai dan kondisi aset.

“Mobil-mobil ini merupakan bagian dari benda bergerak yang termasuk dalam daftar aset kepailitan. Kami simpan di Gedung Sritex 2 agar tetap aman dan terawat,” ujar Denny, Jumat (23/5/2025).

Menurutnya, ada sekitar 50 unit kendaraan yang tercatat sebagai aset Sritex, yang tersebar di beberapa lokasi, termasuk di pabrik Bitratex dan Primayudha. 

Targetnya, proses penilaian untuk benda bergerak ini bisa selesai pada akhir Juni.

"Insyaallah target kami akhir bulan Juni ini selesai penilaian, dan semoga pada Juli 2025 nanti kami sudah bisa mendaftarkan penjualan aset ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL),” tambah Denny.

Tahapan penjualan aset akan dilakukan secara bertahap. 

Setelah benda bergerak, kurator akan memproses penjualan gedung atau pabrik beserta mesin-mesinnya dalam satu paket.

“Kami belum bisa menyebutkan nilai total asetnya sekarang, karena masih dalam proses penilaian resmi,” pungkasnya.

Langkah ini merupakan bagian dari proses penyelesaian kepailitan, agar dana hasil penjualan aset bisa digunakan untuk membayar utang, termasuk kepada para eks karyawan dan kreditur lainnya.

Misteri Keuangan PT Sritex Awal Untung Rp1,24 T hingga Dinyatakan Pailit Dibongkar

PHK MASSAL - Perusahaan raksasa tekstil Indonesia, PT Sritex, secara resmi tutup permanen pada 1 Maret 2025. Nasib karyawannya terkuak.
PHK MASSAL - Perusahaan raksasa tekstil Indonesia, PT Sritex, secara resmi tutup permanen pada 1 Maret 2025. Nasib karyawannya terkuak. (KOMPAS.com/Romensy Augustino dan KOMPAS.com/Romensy Augustino)

Baca juga: 5 Aset Iwan Kurniawan Lukminto yang Tersisa Pasca Sritex Gulung Tikar, Mulai Hotel Hingga Museum

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved