Kabel Semrawut Palembang
APJATEL Siap Dukung Pemkot Palembang Rapikan Kabel Semrawut Jaringan Internet
Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang
Penulis: Hartati | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk menertibkan kabel-kabel jaringan internet yang selama ini terlihat semrawut.
Sorotan terhadap kondisi kabel yang tak teratur ini sebelumnya disampaikan langsung oleh Walikota Palembang, Ratu Dewa.
Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Ratu Dewa mengungkapkan keprihatinannya melihat pemandangan kabel yang kusut di berbagai sudut kota.
Ia bahkan telah meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR), Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkimtan), serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk segera membahas solusi penataan kabel tersebut.
"Saya sudah minta Dinas PU PR, Perkimtan dan Kominfo untuk bersama-sama membahasnya," kata Ratu Dewa pada Senin (5/5/2025). Ia juga berencana memanggil seluruh vendor perusahaan telekomunikasi untuk mengidentifikasi kepemilikan kabel-kabel yang terpasang.
"Ini kabelnya semerawut tidak hanya di satu titik, dan saya sudah keliling, hampir di semua jalan Palembang semerawut betul, tidak pas dan tidak layak Palembang kota yang internasional dan kota tertua," tegasnya.
Menanggapi rencana penertiban ini, Ketua APJATEL, Billy, menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh langkah Pemkot Palembang.
Ia mengatakan pihaknya akan segera melakukan pertemuan dengan Pemkot untuk memahami secara detail penertiban jaringan seperti apa yang dikehendaki.
Hal ini penting agar upaya perapian kabel yang dilakukan oleh APJATEL sesuai dengan visi dan keinginan Pemkot Palembang.
"Kita siap dengan anggota Apjatel mendukung perapian jaringan kabel dan akan merapatkan dengan anggota sebab ada banyak perusahaan telekomunikasi yang terlibat dalam Asosiasi dan yang punya jaringan," ujar Billy pada Selasa (6/5/2025).
Sementara itu, Ketua Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Sumsel, Muhammad Yunus, menjelaskan bahwa penataan jaringan kabel ini sebenarnya berada di luar kewenangan langsung APJII, yang lebih fokus pada perusahaan penyelenggara jaringan internet.
Namun, ia memastikan bahwa APJII tetap berkoordinasi dengan APJATEL dan telah menghimbau anggotanya untuk turut menertibkan kabel-kabel jaringan internet yang ada.
Yunus mengungkapkan bahwa sebagian besar kabel yang terlihat semrawut adalah kabel-kabel lama yang sudah tidak aktif digunakan oleh pelanggan namun masih terpasang.
"Sudah kita himbau ke Apjatel agar bisa menertibkan jaringan kabel yang ada misalnya kabel yang tidak aktif bisa dibereskan," katanya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya juga mendorong adanya Memorandum of Understanding (MOU) dan pembentukan tim gabungan antara asosiasi dan pihak terkait untuk merapikan keberadaan kabel secara terkoordinasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Kaberl-Semrawut3.jpg)