Prabowo Kunker ke Sumsel

Warga Pemulutan OI Heboh Sambut Kedatangan Prabowo, Presiden Salami Rakyat dari Atas Mobil Pindad

Kedatangan Presiden Prabowo ke Palembang tentu menjadi pusat perhatian langsung dari masyarakat.

Penulis: Shafira Rianiesti Noor | Editor: Odi Aria
SRIPOKU.COM/HANDOUT
PRABOWO KE PALEMBANG - Presiden Prabowo tampak bersalaman dengan masyarakat dari atas mobil Pindad Maung saat mengunjungi Palembang Rabu (23/4/2025). 

SRIPOKU.COM - Kedatangan Presiden Prabowo ke Palembang tentu menjadi pusat perhatian langsung dari masyarakat.

Tak heran banyak yang sudah turut menantikan Presiden Prabowo di beberapa lokasi yang akan dilewati.

Begitu juga yang terjadi di Simpang Pemulutan, tempat Prabowo melintas.

Dari pantauan Sripoku.com, tampak Prabowo disambut oleh masyarakat yang ingin bertemu dan bersalaman dengannya.

Prabowo pun menerima uluran tangan dari masyarakat meskipun hanya dari atas mobil Pindad Maungnya.

Banyak masyarakat yang antusias berjabat tangan dengan orang nomor 1 di Indonesia ini.

Sementara itu disekitar mobilnya, tampak Prabowo dijaga ketat oleh Paspampres.

Presiden Prabowo tampak bersalaman dengan masyarakat Palembang
PRABOWO KE PALEMBANG - Presiden Prabowo tampak bersalaman dengan masyarakat dari atas mobil Pindad Maung saat mengunjungi Palembang Rabu (23/4/2025).

Baca juga: Dilintasi Presiden Prabowo, Tumpukan Sampah di Jakabaring Selatan Banyuasin Ditutupi Pakai Spanduk

Tumpukan Sampah di Jakabaring Selatan Banyuasin Ditutupi Pakai Spanduk

Presiden Prabowo meresmikan program nasional Gerakan Indonesia Menanam di Rambutan Banyuasin.

Kehadiran Presiden Prabowo membuat tumpukan sampah di Jalan Noerdin Panji Jakabaring Selatan Banyuasin mendadak bersih.

Dimana jalan tersebut dilintasi Presiden Prabowo untuk menuju ke lokasi tanam padi apung di Rambutan Banyuasin.

Dari pantauan di lapangan, sampah yang biasa berserakan di pinggir jalan tampak bersih. Tumpukan sampah di depan perumahan Griya Gerbang Emas tampak ditutupi pakai spanduk Gerakan Indonesia Menanam.

Meski sudah ditutupi dengan spanduk, namun tumpukan sampah di kawasan tersebut masih terlihat. 

Sebelumnya, kawasan ini dikenal sebagai lokasi penumpukan sampah dengan aroma tak sedap setiap harinya. 

Tidak hanya itu, lubang-lubang di badan jalan yang sebelumnya mengganggu pengendara, juga telah ditambal dengan aspal.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved