Berita Ogan Ilir

2,9 Juta Kendaraan Lintasi Jalan Tol Trans Sumatera Selama Arus Mudik- Balik Lebaran Idul Fitri 2025

Hutama Karya sebagai pengelola tol mencatat peningkatan signifikan volume kendaraan selama tiga pekan arus mudik dan balik.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: pairat
Tribunsumsel.com/Agung/dok.Hutama Karya
KENDARAAN HENDAK MELINTAS - Kendaraan hendak melintasi Tol Palembang-Indralaya-Prabumulih lewat Gerbang Tol Prabumulih, Jumat (11/4/2025) petang. Sebanyak 2,9 juta kendaraan melintasi ruas JTTS selama arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri tahun ini. 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Selama periode H-10 hingga H+10 arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2025, jutaan kendaraan melintasi Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).


Hutama Karya sebagai pengelola tol mencatat peningkatan signifikan volume kendaraan selama tiga pekan arus mudik dan balik.


"Total 2.923.754 kendaraan melintasi ruas JTTS selama arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri tahun ini," terang Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro melalui keterangan tertulis, Sabtu (12/4/2025).


Jumlah kendaraan ini berdasarkan penghitungan dari ruas operasional yang terpantau sejak 21 Maret hingga 10 April 2025 lalu.


Serta ruas fungsional yang beroperasi mulai 24 Maret hingga 10 April lalu.


"Khusus untuk Tol Palembang-Betung Seksi 2 dibuka fungsional hingga 8 April kemarin," ungkap Koentjoro.


Adapun total jumlah kendaraan selama arus mudik dan balik tersebut merupakan akumulasi dari 2.746.461 kendaraan yang melintasi ruas-ruas tol operasional dengan peningkatan sebesar 62,05 persen, dibandingkan Volume Lalu Lintas (VLL) normal dan meningkat 9,10 persen dibandingkan periode mudik Lebaran tahun 2024.


Serta 177.293 kendaraan di ruas fungsional yaitu Tol Palembang-Betung Seksi 2, Tol Pekanbaru-Padang Seksi Padang-Sicincin dan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum).


Koentjoro menyebut peningkatan trafik ini turut dipengaruhi oleh kehadiran dua ruas tol baru yang dioperasikan di akhir tahun 2024 dan di awal tahun 2025.


"Yaitu Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi 3 (Bayung Lencir-Tempino) dan Tol Binjai-Langsa Seksi 3 (Tanjung Pura-Pangkalan Brandan),” jelas Koentjoro.


Lebih lanjut Koentjoro memaparkan bahwa puncak arus mudik terjadi pada 28 Maret lalu dengan 140.362 kendaraan, naik 47,4 persen dari VLL normal.


Sementara puncak arus balik tercatat pada 6 April lalu dengan 180.722 kendaraan, naik 90,06 persen dari VLL normal. 


Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayuagung menjadi ruas dengan trafik tertinggi mencapai 436.787 kendaraan.


"Karena posisinya sebagai koridor vital penghubung Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan," terang Koentjoro.


Ditambahkannya, Hutama Karya menerapkan strategi komprehensif melalui pemberlakuan potongan tarif tol 20 persen selama delapan hari pada 24 hingga 27 Maret, 3 dan 4 April serta 8 dan 9 April lalu.


"Pemberlakuan potongan tarif turut menghasilkan peningkatan trafik di ruas JTTS," kata Koentjoro menuturkan.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved