Rendang Willie Salim di Palembang
Video Call Sultan Fauwaz, Willie Salim Ngaku Siap Lakukan Tradisi Tepung Tawar Usai Lebaran
Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Raden Muhammad Fauwaz Diradja sudah berkomunikasi dengan Willie Salim
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Odi Aria
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Raden Muhammad Fauwaz Diradja sudah berkomunikasi dengan Willie Salim melalui ustaz Derry Sulaiman, dan Willie Salim akan ke Palembang setelah Lebaran.
"Kebetulan tengah malam Ustaz Derry kontak ke saya, Ustaz kebetulan dekat dengan saya juga. Jadi dia bilang Sultan, Willie Salim ingin minta maaf atas kegaduhan di Palembang," kata SMB IV Fauwaz Diradja saat dikonfirmasi, Jumat (28/3/2025).
SMB IV Fauwaz Diradja menceritakan, Ustaz Derry melihat kehebohan di media sosial, karena Ustaz Derry juga sering ke Palembang jadi kenal. Untuk itu Ustaz Derry menelpon saat sedang bersama Willie.
"Kami video call saat ada Willie Salim, dan Willie minta maaf. Namun karena matanya berkaca-kaca dia tidak bisa banyak berkata-kata dan saya bilang ke Palembang aja, kita adakan tepung tawar,"! ungkapnya.
Menurutnya, dengan kegiatan tepung tawar supaya bisa menormalkan dan memulihkan nama baik Kota Palembang dan nama baik Willie Salim.
Jadi sama-sama memulihkan nama baik, terutama nya nama baik Kota Palembang.
"Karena banyak warga Palembang yang kecewa, maka lebih baik sama-sama bertemu secara langsung, bersama-sama dengan stakeholder terkait juga.
Pertemuannya akan diadakan secepatnya setelah lebaran," katanya.
Namun menurut SMB IV, untuk kapan dan tempatnya dimana masih didiskusikan dan dipersiapkan.
Untuk itu pihaknya masih terus berkomunikasi dengan stakeholder terkait dan teman-teman lainnya.
Karena ada juga yang sudah mengajukan ke jalur hukum.
"Jadi nanti kita sama-sama diskusi yang sebaiknya seperti apa, supaya semuanya bisa cooling down. Karena budaya melayu itu persahabatan, bukan permusuhan.
SMB IV Fauwaz Diradja menjelaskan,
kegiatan tepung tawar merupakan kebudayaan budaya lama Kota Palembang, supaya musyawarah mufakat dijalankan.
Tepung tawar sebenernya tradisi yang dijalankan bukan hanya di Palembang saja tapi budaya Melayu.
Di Kitab Simbur Cahaya, apabila ada kejadian yang merugikan pihak lainnya akan diadakan suatu pertemuan dan salah satu simbol nya ada tepung beras yang ditumbuk dan lain-lain.
Tujuannya menawarkan atau menormalisasi apa yang sedang terjadi sehingga bisa saling maafkan dan kesalahpahaman bisa terselesaikan.
Bahkan dulu ada juga namanya tepung dusun. Contohnya kalau ada yang buka ladang dan ada membakar ke ladang orang lain, maka diadakan tepung dusun sehingga normal dan tidak ada kesalahan pahaman.
| Gelar Perkara Kasus Rendang Willie Salim, Pelapor Berharap Penyidik Transparan |
|
|---|
| Laporan Kasus Rendang Willie Salim di Palembang Masih Gantung, Pelapor Desak Polisi Bertindak Tegas |
|
|---|
| Update Kasus Rendang Willie Salim, Polisi Sudah Periksa 15 Saksi Rendang Hilang di BKB Palembang |
|
|---|
| Willie Salim Janji Lakukan Tepung Tawar, Ustaz Derry Sulaiman Minta Kasus Rendang Hilang Disudahi |
|
|---|
| Rencana Willie Salim Minta Maaf ke Kesultanan Palembang Dikuak, Nekat Datang Meski Sudah Dikutuk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Akhirnya-Willie-Salim-Bongkar-Fakta-Insiden-Rendang.jpg)