Berita Lubukllinggau
Hilang Kendali, Mobil Calya Tabrak Pedagang Mainan Hingga Tewas di Lubuklinggau
Penyelidikan yang dilakukan oleh Satlantas Polres Lubuklinggau mengungkapkan bahwa kecelakaan maut ini terjadi akibat kelalaian
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Kecelakaan tragis yang menewaskan Safril (57), seorang pedagang mainan keliling, di Jalan Sukarno Hatta, Lubuklinggau, pada Kamis (27/3/2025) pagi, ternyata disebabkan oleh hilangnya kendali mobil Toyota Calya yang dikemudikan oleh Millenium Wijaya Putra (25).
Penyelidikan yang dilakukan oleh Satlantas Polres Lubuklinggau mengungkapkan bahwa kecelakaan maut ini terjadi akibat kelalaian pengemudi mobil Calya, warga Jalan MTS Negeri, Kelurahan Tanjung Kupang, Tebing Tinggi, Empat Lawang.
"Penyebab kecelakaan karena kelalaian pengemudi mobil Toyota Calya hilang arah menabrak pengemudi motor yang melaju berlawanan," ungkap Kasat Lantas Polres Lubuklinggau, AKP Marjuni.
Kronologi kejadian berawal ketika mobil Toyota Calya BG 1138 SB, yang dikemudikan Millenium Wijaya Putra dan membawa tiga penumpang, melaju dari arah Jambi menuju Simpang RCA. Tiba-tiba, mobil tersebut masuk ke jalur berlawanan dan menabrak sepeda motor Honda Revo BG 6328 HM yang dikendarai oleh Safril.
"Saat di TKP tiba-tiba mobil mendadak masuk ke jalur yang berlawanan, lajur sebelah kanan dilihat dari arah Simpang RCA mengarah ke Petanang," jelas Marjuni.
Akibat benturan keras tersebut, Safril mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Tubuhnya bahkan sempat tersangkut di kaca depan mobil Calya.
"Untuk korban lainnya sudah dilarikan ke rumah sakit dan kasus ini sudah ditangani Satlantas Polres Lubuklinggau," tambah Marjuni.
Kecelakaan ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga Safril dan warga sekitar. Safril dikenal sebagai pedagang mainan keliling yang gigih mencari nafkah untuk keluarganya. Pagi itu, ia sedang dalam perjalanan menuju tempatnya berjualan di Kalangan.
"Setahu kami, Wak itu (Safril) pedagang mainan, memang sering jualan keliling, di kalangan, mungkin tadi pagi mau berangkat jualan (kalangan)," ungkap Andi, warga Pasar Pemiri.
Warga Pasar Pemiri pun terkejut mendengar kabar duka ini. Awalnya, mereka tidak percaya. Namun, setelah melihat video yang beredar dan laporan polisi, mereka menyadari bahwa Safril telah tiada.
"Tadi lihat di media, ternyata setelah polisi datang benar kalau Wak Safril yang kecelakaan," ujar seorang warga.
| Objek Wisata Air Terjun Temam Lubuklinggau Membludak Naik 100 Persen Libur Tahun Baru |
|
|---|
| Dua Rumah Ludes Terbakar di Lubuklinggau, Kakek 75 Tahun Alami Luka Bakar |
|
|---|
| Kisah Pilu Warga Lubuklinggau Rumah Terbakar Saat Jenguk Kakak, Tabungan Anak Rp 15 Juta Hangus |
|
|---|
| Sudah Setahun Hilang, Karin Putri Buana Bocah 2 Tahun di Lubuklinggau Tak Kunjung Ditemukan |
|
|---|
| Lakalantas Maut di Lubuklinggau, Pemuda 22 Tahun Tewas Usai Antar Makanan untuk Keluarga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/safril-tewas.jpg)