Berita Pagar Alam
9 Tahun Mangkrak, Walikota Pagar Alam Gerak Cepat Tinjau Jembatan Tebat Gheban
mereka juga meninjau sejumlah aset bangunan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam, termasuk jembatan Tebat Gheban yang mangkrak selama 9 tahun.
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM, PAGAR ALAM - Walikota dan Wakil Walikota Pagar Alam, Ludi Oliansyah dan Hj. Bertha, langsung tancap gas di hari pertama kerja.
Selain meninjau lingkungan kantor Walikota, mereka juga meninjau sejumlah aset bangunan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam, termasuk jembatan Tebat Gheban yang mangkrak selama 9 tahun.
Peninjauan dimulai dari kawasan Perkemahan dan Gedung Pramuka di Kelurahan Alun Dua, yang rencananya akan dijadikan dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sesuai arahan presiden, setiap daerah memang harus memiliki dapur untuk program tersebut.
Setelah itu, Walikota dan Wakil Walikota langsung menuju jembatan Tebat Gheban, yang pembangunannya terhenti sejak 9 tahun lalu.
Ludi Oliansyah menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Gubernur Sumsel untuk membahas kelanjutan pembangunan dua jembatan di lokasi tersebut.
"Saat ini jalan ini sudah menjadi tanggung jawab pihak Provinsi Sumsel. Untuk itu saya akan segera berkoordinasi dengan Pak Gubernur untuk membahas kelanjutan pembangunan jembatan Air Betung dan jembatan Tebat Gheban ini," ujarnya, Senin (3/3/2025).
Ludi menjelaskan, jika pembangunan dua jembatan ini dilanjutkan, jalan lingkar timur Kota Pagar Alam akan kembali berfungsi sebagai akses kendaraan besar, sehingga tidak perlu masuk ke kawasan kota.
"Jadi jika dua jembatan ini nantinya diselesaikan maka akses lingkar timur ini akan kembali dapat digunakan sebagai akses kendaraan besar yang keluar masuk Pagar Alam tanpa harus masuk kawasan Kota," katanya.
Namun, ia mengakui bahwa melanjutkan pembangunan dua jembatan tersebut membutuhkan dana yang sangat besar.
Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang intensif antara Pemkot Pagar Alam dan Provinsi Sumsel.
"Kita bisa ajukan pembangunannya kepihak kementrian agar tidak menganggu anggaran Kota Pagar Alam dan Provinsi. Karena untuk menyelesaikan pembangunan dua jembatan ini membutuhkan dana puluhan miliyar," jelasnya.
| Abaikan Peringatan Pemerintah, Lapak Pedagang di Kawasan Terminal Nendagung Ditertibkan |
|
|---|
| Wali Kota Pagar Alam Luncurkan Program RTLH Serentak, Tegaskan Rumah sebagai Kebutuhan Dasar |
|
|---|
| Kejari Pagar Alam Dalami Dugaan Korupsi Dana KUR di Salah Satu Bank Pemerintah Daerah |
|
|---|
| PTPN Tutup Objek Wisata Gunung Dempo, Pemkot Pagar Alam Siap Fasilitasi Solusi |
|
|---|
| Pemprov Sumsel Mediasi Penutupan Wisata Gunung Dempo Pagar Alam, Pemkot dan PTPN Harus Duduk Bersama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/TEBAT-GHEBAN.jpg)