Berita Advertorial
Kunjungi Graha Tribun, IESR Bahas Transisi Energi & Transformasi Ekonomi Daerah Penghasil Batu Bara
Kunjungan ini juga diharapkan dapat meningkatkan visibilitas IESR serta menyuarakan pentingnya advokasi tentang transisi energi.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Manajemen Institute for Essential Services Reform (IESR) melakukan kunjungan ke redaksi Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel pada Kamis (27/2/2025).
Kunjungan IESR ini bertujuan untuk bertuka informasi terkait transisi energi di sektor ketenagalistrikan.
Kunjungan ini juga diharapkan dapat meningkatkan visibilitas IESR serta menyuarakan pentingnya advokasi tentang transisi energi, terutama terkait dengan transformasi ekonomi di daerah penghasil batu bara.
Kunjungan ini dihadiri oleh Sarah Auliya (Program Officer Sustainable Energy Access IESR), Kurniawati Hasanah (Communication Staff IESR), Boni Bangun (Consultant Program Sustainable Energy Access IESR), dan Kuat Budi (Finance Staff IESR).
Mereka diterima oleh Yudie Thirzano (Pemimpin Redaksi Sriwijaya Post-Tribun Sumsel), MF Ririn Kusumawardani (GM Bisnis Sriwijaya Post-Tribun Sumsel), Eko Adia Saputro (Manajer Liputan), Yahya Kurniawan (Manajer Iklan), serta Ray Hapyeni (Editor Business Development Tribun Sumsel).
Sarah Auliya menyampaikan bahwa IESR merupakan lembaga think tank yang fokus pada isu transisi energi dan perubahan iklim.
Sejak 2023, IESR telah aktif terlibat dalam percepatan transisi energi di Sumatera Selatan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam Program Transformasi Ekonomi dan transisi energi.
Pada 2024, IESR bersama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mendirikan Jejaring Jurnalis Transisi Energi (JTE) di Provinsi Sumatera Selatan.
Tujuannya adalah untuk mengembangkan narasi mengenai transisi energi melalui pemberitaan, meningkatkan pemahaman masyarakat, serta mendorong partisipasi publik dalam mendukung akselerasi transisi energi di provinsi tersebut.
Sumatera Selatan, sebagai salah satu daerah penghasil batubara terbesar di Indonesia, memegang peranan strategis dalam transisi energi nasional.
Provinsi ini kini sedang memasuki masa penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumsel 2025–2045, yang menjadi momentum penting untuk mengarahkan provinsi ini menuju masa depan energi yang lebih berkelanjutan.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru, target produksi batubara akan terus meningkat, sementara peralihan ke energi terbarukan menjadi hal yang sangat mendesak guna mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil.
Sumatera Selatan memiliki potensi energi terbarukan sebesar 21.032 MW, namun saat ini baru dimanfaatkan sekitar 973,95 MW atau hanya 4,63 persen. Sebagian besar potensi energi terbarukan berasal dari energi surya (17.233 MWp), meskipun kontribusinya dalam bauran energi masih terbatas.
Selain itu, bioenergi dan geothermal mendominasi pemanfaatan energi terbarukan di Sumsel, dengan kapasitas masing-masing 813,41 MW dan 146 MW.
Pemanfaatan energi terbarukan yang lebih besar di Sumatera Selatan tidak hanya akan mendukung target bauran energi nasional tetapi juga menciptakan peluang diversifikasi ekonomi lokal.
| Pemkot Palembang Jadi Tuan Rumah Safari Ramadhan Pemprov Sumsel, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan |
|
|---|
| Ramadan Penuh Kepedulian, PGE Lumut Balai Berbagi 1.000 Takjil untuk Masyarakat |
|
|---|
| OJK Dukung Pelaksanaan Jambore UMKM Forketas Sumsel |
|
|---|
| Bank Sumsel Babel Hadirkan 'Takjil In Ramadhan', Diskon hingga 40 Persen Lewat QRIS BSB Mobile |
|
|---|
| Bank Sumsel Babel Tetapkan Pembagian Dividen Rp302,9 Miliar dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/KUNJUNGI-GRAHA-TRIBUN-1.jpg)