Kunci Jawaban

Rangkuman Materi Matematika Kelas 9 SMP BAB 3 Kurikulum Merdeka, Pembahasan Transformasi Geometri

Materi seputar Kurikulum Merdeka yang telah dituliskan ringkasannya sangat membantu peserta didik dalam proses pembelajaran. Ayo simak rangkumannya.

Tayang:
Penulis: Tria Agustina | Editor: Tria Agustina
pngegg.com/YouTube Portal Edukasi
Berikut ini rangkuman materi Matematika kelas 9 SMP BAB 3 Kurikulum Merdeka, pembahasan Transformasi Geometri. 

Gambar diatas adalah gambar persegi. Seperti kita tahu bahwa persegi memiliki sisi yang sama panjang. Di gambar tertera bahwa persegi pertama panjang sisinya adalah 3cm dan persegi kedua panjang sisinya juga 3cm. Maka kedua persegi tersebut kongruen.

Perhatikan kembali gambar dibawah ini :

MTK7 geometri
Gambar rangkuman materi Matematika kelas 9 SMP BAB 3 Kurikulum Merdeka, pembahasan Transformasi Geometri.

Kedua tabung diatas meskipun tidak disebutkan berapa detil tinggi maupun diameternya, kita dapat simpulkan bahwa keduanya tidak kongruen. Kenapa? Karena memiliki ukuran yang berbeda meski bentuknya sama sama tabung.

MTK8 geometri
Gambar rangkuman materi Matematika kelas 9 SMP BAB 3 Kurikulum Merdeka, pembahasan Transformasi Geometri.

Jika kedua bangun tersebut kongruen, tentukan panjang TU, TW, UV, dan WV berturut-turut!

Maka penyelesaian sangat mudah, sebagai berikut: 

Panjang RS = VW = 6 cm 
Panjang PS = TW = 5 cm 
Panjang QR = UV = 5 cm 
Panjang PQ = TU = 3 cm 

Berdasarkan analisis diatas maka panjang TU, TW, UV, dan WV berturut-turut adalah 3 cm, 5 cm, 5 cm, dan 6 cm!

Contoh lain:

MTK9 geometri
Gambar rangkuman materi Matematika kelas 9 SMP BAB 3 Kurikulum Merdeka, pembahasan Transformasi Geometri.

Berdasarkan gambar diatas diketahui: 

Sudut C = 80° 
Sudut D = 45° 

Tentukan nilai sudut A, sudut B, dan sudut E!

Berikutnya mencari sudut A dan sudut E. 

Kita akan pakai segitiga ABC! 

Kita tahu jumlah sudut ABC adalah 180° maka untuk mencari sudut A adalah: 

180° - sudut B - sudut C = 180° - 45°-80° = 55°

Karena sudut A = sudut E, maka nilai sudut E pun sama yaitu 55° Maka nilai sudut A, sudut B, dan sudut E berturut turut adalah 55°,45° dan 55°.

Dilatasi

Dilatasi terhadap titik pusat merupakan perkalian dari koordinat tiap-tiap titik pada suatu bangun datar dengan faktor skala sebesar k. 

Faktor skala menentukan apakah suatu dilatasi merupakan pembesaran atau pengecilan. Secara umum dilatasi dari suatu koordinat (x, y) dengan faktor skala k akan menghasilkan koordinat (kx, ky) atau dapat ditulis (x, y) → (kx, ky).

Ketika k > 1 maka dilatasi tersebut termasuk ke dalam pembesaran, tetapi jika 0 < k>

Contoh soal:

Diketahui titik A (1,3) mengalami dilatasi dengan ketentuan (3x, 3y). Tentukan hasil bayangannya!

Jadi:

A' = (3x, 3y) 
A' = (3 x 1, 3 x 3) 
A' = (3,9) 

Jadi dilatasinya adalah A' (3,9).

Dapatkan konten pendidikan mata pelajaran lainnya dari Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013 dengan klik Di Sini

Dapatkan juga berita penting dan informasi menarik lainnya dengan mengklik Google News

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved