Perangkat Pembelajaran

Contoh Modul Ajar Informatika Berbasis HOTS dan AI untuk Jenjang SMP Kurikulum Merdeka 2026

Panduan perangkat ajar digital! Ini contoh Modul Ajar Informatika berbasis HOTS dan AI untuk SMP Kurikulum Merdeka yang interaktif dan inovatif.

Tayang:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi AI
ILUSTRASI PERANGKAT PEMBELAJARAN - Panduan perangkat ajar digital! Ini contoh Modul Ajar Informatika berbasis HOTS dan AI untuk SMP Kurikulum Merdeka yang interaktif dan inovatif. 

Ringkasan Berita:
  • Pembelajaran Informatika SMP dalam Kurikulum Merdeka kini berfokus pada penguatan Berpikir Komputasional (Computational Thinking), bukan sekadar keterampilan teknis komputer. 
  • Integrasi AI dan HOTS membantu siswa memahami etika digital, keamanan data, serta kemampuan analisis terhadap informasi palsu (hoaks) di dunia maya. 
  • Dengan pendekatan ini, siswa dilatih menjadi pengguna teknologi yang kritis, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan era digital.

SRIPOKU.COM - Mata pelajaran Informatika pada Kurikulum Merdeka tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) bukan lagi sekadar belajar cara mengetik atau menyalakan komputer.

Lebih dari itu, fokus utama mapel ini adalah mengasah Kemampuan Berpikir Komputasional (Computational Thinking).

Untuk menciptakan suasana kelas yang inovatif, integrasi teknologi Artificial Intelligence (AI) dan penguatan Higher Order Thinking Skills (HOTS) menjadi kunci utama.

Baca juga: Contoh Modul Ajar IPAS Berbasis HOTS dan AI untuk Jenjang SD Kurikulum Merdeka 2026

Berikut adalah contoh Modul Ajar Informatika berbasis HOTS dan AI untuk SMP yang dapat Bapak/Ibu Guru adaptasi untuk menyambut tahun ajaran baru.

Mengapa Pembelajaran Informatika Harus Melibatkan AI dan HOTS?

Informatika adalah hulu dari perkembangan teknologi saat ini, termasuk AI.

Mengajarkan Informatika dengan metode ceramah konvensional tentu sudah tidak relevan bagi generasi digital native.

Dengan memanfaatkan platform AI (seperti chatbot edukasi atau generator kode), guru dapat mendemonstrasikan logika teknologi secara nyata.

Sementara itu, pendekatan HOTS melatih siswa SMP untuk tidak hanya menjadi pengguna (user) teknologi yang pasif, melainkan mampu menganalisis keamanan data, mengevaluasi validitas informasi, hingga merancang solusi algoritma sederhana atas masalah di sekitar mereka.

Contoh Modul Ajar Informatika SMP Berbasis HOTS dan AI

Berikut adalah cuplikan modul ajar untuk Fase D (Kelas 7 atau 8) pada elemen Dampak Sosial Informatika dengan topik "Etika Digital, Keamanan Data, dan Deteksi Hoaks Berbasis AI".

A. Informasi Umum

  • Instansi: SMP Negeri [Nama Sekolah]
  • Fase / Kelas: D / VIII (Delapan)
  • Elemen: Dampak Sosial Informatika (DSI)
  • Alokasi Waktu: 2 JP (2 X 40 menit)
  • Profil Pelajar Pancasila: Bernalar Kritis, Kreatif, dan Mandiri.

B. Kompetensi Inti

Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mampu memahami konsekuensi logis dari keberadaan AI, mengevaluasi informasi digital, serta menerapkan etika dan keamanan dalam beraktivitas di dunia maya.

Tujuan Pembelajaran:

  • Melalui analisis kasus rekayasa digital (Deepfake/AI Generated), siswa mampu mengevaluasi validitas sebuah informasi digital secara kritis. (HOTS - C5)
  • Siswa dapat merancang panduan cyber security sederhana untuk melindungi data pribadi di media sosial dari ancaman kejahatan siber. (HOTS - C6)

Alur Kegiatan Pembelajaran (Pendekatan Deep Learning)

1. Kegiatan Pembuka (15 Menit)

  • Guru membuka pembelajaran dengan menunjukkan sebuah video pendek atau foto tokoh terkenal. Guru kemudian mengungkap fakta bahwa video/foto tersebut 100 persen palsu, dibuat menggunakan teknologi AI Deepfake.
  • Pertanyaan Pemantik (HOTS): "Jika teknologi AI sekarang bisa meniru wajah dan suara siapa saja dengan sangat mirip, apa bahayanya bagi keamanan data kita? Bagaimana cara kita membedakan mana berita yang asli dan mana yang hasil manipulasi AI?"
Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved