Pilkada OKI 2024
Seminggu Setelah Pencoblosan, Honor Pengawas TPS di OKI Belum Cair, Berikut Penjelasan Bawaslu.
Sudah sepekan pelaksanaan pemungutan surat suara pilkada 2024, sejumlah honor Petugas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Kabupaten OKI belum cair.
Penulis: Nando Davinchi | Editor: tarso romli
SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Meskipun sudah sepekan pelaksanaan pemungutan surat suara pilkada, sejumlah honor yang seharusnya telah diterima Petugas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Kabupaten Ogan Komering Ilir tidak kunjung diterima.
Hal tersebut seperti disampaikan salah satu petugas PTPS berinisial RA yang menyebut uang honor dari Bawaslu Ogan Komering Ilir belum juga dicairkan satu minggu setelah selesai pelaksanaan pilkada.
"Dari hari Sabtu kemarin alasannya mau lagi pencairan, lalu hari Senin saya tanya lagi dan sampai sekarang belum turun honornya," katanya kepada Tribunsumsel.com, Rabu (4/12/2024) sore.
Menurutnya, berdasarkan informasi yang diperolehnya dari Bawaslu OKI bahwa honor PTPS rencananya akan ditransfer ke rekening masing-masing dan apabila ada yang menggunakan rekening bukan atas nama pribadi dimohon untuk membuat surat kuasanya.
"Begini terus jawabannya dari hari Sabtu sampai sekarang. Tapi honor belum juga turun, udah seminggu dari pilkada tetapi belum dibayar honornya, sedangkan kerjaan sudah selesai," sambungnya.
Mencari informasi terkait keluhan Ketua Bawaslu OKI, Romi Maradona melalui Bendahara Bawaslu OKI, M Alimuda Jo membenarkan adanya keterlambatan pembayaran honor tersebut.
"Iya memang benar masih ada 6 Kecamatan yang belum ditransfer honor PTPS yaitu Kayuagung, Pampangan, Pedamaran, Sungai Menang, Tanjung Lubuk dan Tulung Selapan," ungkapnya.
Dikatakan Ali, bilamana pengajuan dikirim pihak panwascam sejak jauh-jauh hari maka pihaknya juga akan mentransfer dana lebih cepat dan sesuai dengan mekanisme.
"Bagi kecamatan mengusulkan duluan, kami tidak pilih kasih dan langsung ditransfer dan tidak akan diperlambat. Buktinya sampai hari ini sudah ada 12 kecamatan yang sudah dikirimkan dana honornya," imbuhnya.
Menurutnya, keterlambatan karena pihak panwascam mengajukan pembayaran honor, justru setelah selama pemilihan.
Selain itu rekening yang diajukan juga kadang bermasalah. Misalnya yang bersangkutan miliki rekening BRI atau Bank Sumsel Babel.
"Kita juga meminta pengiriman memakai file pengajuan CMS lewat sistem. Kami meminta mereka mengirim file juga dalam bentuk microsoft excel, sedangkan ada yang mengirim justru bentuk PDF dan untuk merubahnya sulit," urainya.
Dia berpesan kepada seluruh PTPS yaitu belum mendapatkan honor, agar tetap sabar dan menunggu proses dan mekanisme selesai.
"Kami berpesan untuk sabar, ini lagi proses dan insyaallah 2 atau 3 hari selesai semuanya," pungkasnya.
Simak berita terkait Pilkada OKI di Sripoku.com dengan mengklik Google News.
Pelantikan Muchendi-Supriyanto Jadi Bupati dan Wakil Bupati OKI Akan Digelar 10 Februari 2025 |
![]() |
---|
KPU Pastikan Pilkada OKI 2024 tak Ada Gugatan ke MK, Muchendi-Supriyanto Akan Digelar 10 Februari |
![]() |
---|
Profil Supriyanto Wakil Bupati Ogan Komering Ilir Terpilih, Anggota Pencak Silat PSHT Cabang OKI |
![]() |
---|
Profil Muchendi Mahzareki Bupati Ogan Komering Ilir Terpilih, Mengawali Karier Jadi Ketua KONI OKI |
![]() |
---|
Hasil Pleno KPU, Muchendi-Supriyanto Terpilih jadi Bupati dan Wakil Bupati OKI |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.