Pilgub Sumsel 2024

Tim Matahati Siapkan Data Bakal Lapor ke Bawaslu, Tuding Ada Dugaan Politik Uang di Pilgub Sumsel

Laporan yang bakal dilayangkan tim Matahati tersebut terkait dugaan adanya politik uang di Pilgub Sumsel 2024.

|
Penulis: Odi Aria | Editor: Odi Aria
SRIPOKU.COM / Linda Trisnawati
Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya dan Anita Noeringhati (Matahati) saat di KPU Sumsel 2024, Kamis (29/8/2024). Tim Matahati berencana melapor ke Bawaslu terkait dugaan politik uang di Pilgub Sumsel. 

Menurutnya, untuk data yang masuk 82 persen, peroleh suara untuk Paslon nomor urut 3 sebesar 27 persen dan untuk nomor urut 2 sebesar 22 persen, sisanya Paslon nomor urut 1.

Hitungan internal yang dilakukan berdasarkan saksi-saksi yang ada dan 11 partai pengusung juga ada saksi-saksi nya. 

"Namun kita sadar bahwa hasil quick count yang ada memang seperti itulah jadi dikembalikan lagi ke masyarakat menilainya.

Untuk itu kita masih menunggu pengumuman resmi dari KPU," kata Permana.

Menurutnya, Calon Gubernur Sumsel Mawardi Yahya dan Calon Wakil Gubernur Sumsel RA Anita Noeringhati sudah menyampaikan visi dan misi secara cukup gamblang, yang dituangkan dalam visi dan misi. 

"Rasa - rasanya sudah bisa menjawab tantangan dan permasalahan yang ada di masyarakat.

Namun tetap dikembalikan lagi kepada masyarakatnya. Kenyataannya seperti itu, terlebih kita juga tidak melakukan hal-hal lain yang beredar seperti siraman (money politics)," katanya.

 

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved